JAKARTA, WartaMetropilitan.com – Depresi tidak hanya dialami oleh orang dewasa, juga dapat menyerang anak-anak. Sayang, kondisi ini kerap luput dari perhatian, termasuk orang tua.

Sering kali orang tua salah mengartikan perubahan sikap biasa atau fase tumbuh kembang anak. Padahal, depresi pada anak merupakan gangguan kesehatan mental serius yang membutuhkan penanganan sejak dini.

Cara Mengenali Tanda Depresi pada Anak

1. Kebutuhan Emosional yang Tidak Boleh Diabaikan

Perubahan emosi yang terus-menerus adalah salah satu tanda paling awal pada anak. Mati rasa emosional, mudah tersinggung, atau rasa bersalah yang berlebihan adalah cara anak mengekspresikan perasaan mereka jika mereka tidak dapat menjelaskan dengan jelas mengapa mereka merasa seperti itu. Jika seorang anak tampak kewalahan secara emosional hampir setiap hari, itu adalah tanda bagi orang tua untuk melihat lebih dalam.

2. Penarikan Diri dan Perubahan Perilaku

Cobalah untuk memperhatikan perubahan perilaku karena depresi muncul dengan anak-anak yang menghindari berbicara. Orang tua mungkin memperhatikan bahwa anak mereka menghindari keluarga, teman, atau kehilangan minat pada semua hal yang mereka sukai sebelumnya. Anda mungkin menemukan mereka terisolasi di kamar mereka, menolak untuk berbicara, perubahan suasana hati yang ekstrem, dan itu tidak boleh dianggap hanya sebagai tindakan pemberontakan dan diabaikan. Itu adalah seruan minta tolong dengan cara mereka yang diam.

3. Kemerosotan Akademik dan Gejala Fisik

Kurangnya konsentrasi, penurunan prestasi sekolah, menolak pergi ke sekolah, dan penurunan prestasi akademik dapat mengindikasikan pergumulan emosional pada anak-anak. Banyak anak juga dapat mengalami sakit kepala sesekali, sakit perut, perubahan nafsu makan, atau pola tidur yang tiba-tiba, dan jika keluhan ini sering terjadi, itu nyata dan terkait dengan stres mental dan penyakit fisik.

Kapan Orang Tua Harus Bertindak?

Depresi dapat terjadi bersamaan dengan penyalahgunaan zat, perilaku sembrono, atau melukai diri sendiri pada anak-anak yang lebih besar dan remaja. Mereka dapat berbicara tentang kematian, melukai diri sendiri, atau kehilangan motivasi tentang kehidupan secara umum, dan ini membutuhkan bantuan profesional segera.

Orang tua harus memberikan dukungan sebanyak mungkin dan menanganinya dengan tenang dengan mempercayai insting mereka. Penting untuk mencari bantuan sejak dini sebelum keadaan menjadi di luar kendali. Intervensi tepat waktu dapat mencegah mereka menderita dalam diam dan berubah menjadi tragedi seumur hidup.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *