
JAKARTA, WartaMetropolitan.com – Perayaan liburan Tahun Baru mungkin menyenangkan. Namun, bagi sebagian dari kita harus tetap waspada, khususnya dalam mengonsumsi makanan. Tujuannya untuk mengelola gula darah.
“Makanan [yang Anda makan selama] musim liburan dapat membuat gula darah Anda naik turun secara drastis,” kata Mia Syn, M.S., RDN.
Makanan istimewa yang berlimpah selama liburan bisa jadi sangat nikmat dan bisa membuat Anda lupa dengan penyakit yang menyertai, seperti berbagai jenis makanan penutup, biasanya dibuat dengan karbohidrat olahan dan gula tambahan, yang dapat meningkatkan gula darah.
“Musim liburan juga seringkali membawa aktivitas fisik yang lebih sedikit, porsi yang lebih besar, dan lebih banyak alkohol, yang semuanya dapat mempersulit tubuh untuk mengatur gula darah secara efektif,” tutur Syn.
Namun, kabar baiknya, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan sebelum perayaan liburan menjadi lebih berbahagia, yakni menjaga gula darah tetap terkontrol. Baik Anda menderita diabetes atau pradiabetes, atau hanya mencoba menjaga kadar gula darah Anda tetap stabil. Dikutip eatingwell, berikut ulasannya.
Cara Menjaga Gula Darah Tetap Stabil
- Cukup Tidur
Kunci untuk mengelola gula darah Anda sebelum perayaan besar dimulai bahkan sebelum Anda bangun di pagi hari—dengan tidur malam yang nyenyak. Mengapa? Tidur memengaruhi tubuh Anda baik secara nyata maupun tidak langsung.
Pertama, kurang tidur memengaruhi hormon pengatur nafsu makan, membuat Anda lebih lapar dan lebih cenderung mengonsumsi makanan yang kurang sehat. Selain itu, kata Syn, kurang tidur itu sendiri mengganggu sensitivitas insulin.
“Usahakan tidur tujuh hingga sembilan jam pada malam sebelum perayaan besar untuk mendukung glukosa yang lebih stabil,” ujarnya.
- Konsumsi Makanan Seimbang Sepanjang Hari
“Jangan ‘menyimpan’ makanan untuk makan besar,” kata Syn. “Melewatkan makan di awal hari dapat menyebabkan makan berlebihan di kemudian hari dan fluktuasi gula darah yang lebih besar,” katanya.
Syn menyarankan untuk makan teratur menjelang pesta, dengan memprioritaskan buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh yang kaya protein dan serat. Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah sarapan.
“Melewatkan sarapan dapat menyebabkan penurunan gula darah, yang membuat Anda lebih lapar dan lebih cenderung makan berlebihan di kemudian hari,” kata Chelsey Amer, M.S., RDN. “Mulailah hari dengan sarapan tinggi protein dan serat.”
Pilihan yang bagus termasuk oatmeal yang dibuat dengan bubuk protein dan diberi topping buah, parfait yogurt yang ditaburi sereal tinggi serat dan beri, atau telur orak-arik dan roti panggang alpukat.
- Rencanakan Olahraga
Olahraga teratur adalah landasan pengelolaan glukosa darah. “Aktivitas fisik memberi tahu tubuh Anda untuk menggunakan makanan yang Anda makan sebagai energi, yang membantu mengontrol gula darah,” kata Amer. Penelitian menunjukkan bahwa hanya dengan berjalan kaki selama 10 menit setelah makan dapat membantu menurunkan gula darah secara efektif.
Cobalah untuk merencanakan jalan kaki singkat setelah perayaan. Mungkin kirim pesan kepada teman terlebih dahulu untuk melihat apakah mereka mau berjalan-jalan setelahnya. Atau, jika aman, mungkin Anda bisa berjalan pulang bersama.
- Jangan Konsumsi Alkohol
Keputusan untuk minum alkohol adalah keputusan pribadi. Tetapi akan sangat membantu jika Anda tidak mengonsumsinya. Pasalnya, alkohol berdampak buruk pada kadar gula darah, terutama jika Anda menderita diabetes.
“Berhati-hatilah dengan konsumsi alkohol jika Anda khawatir tentang kadar gula darah Anda,” kata Amer. Alkohol dapat menyebabkan kadar gula darah turun lebih rendah, meningkatkan risiko diabetes.
- Pola Pikir Sehat
Liburan adalah waktu untuk menikmati—termasuk semua makanan lezat. “Orang-orang stres tentang apa yang mereka makan. Itu dapat mengganggu kadar gula darah Anda,” kata Amer.
Anda dapat mengatasi ini dengan beberapa cara. Bagi sebagian orang, pergi ke acara keluarga atau pesta dengan rencana tentang apa yang akan mereka makan dapat membantu.
“Anda dapat berkata pada diri sendiri, saya akan menaruh dua sayuran di piring saya terlebih dahulu, diikuti oleh protein. Kemudian, saya akan mencari lauk atau makanan penutup yang saya sukai dalam porsi yang wajar,” ujar Amer.





