
JAKARTA, WartaMetropolitan.com – RM BTS telah memicu diskusi di dunia maya setelah membuat komentar dalam siaran langsung baru-baru ini, yang diyakini banyak orang secara halus membahas kontroversi kencan Jungkook dengan Winter aespa.
Selama siaran langsung, RM berbicara terus terang tentang perannya sebagai pemimpin grup, mengakui bahwa karena semua anggota BTS kini berusia 30-an, ada batasan seberapa besar tanggung jawab yang dapat dia ambil atas situasi pribadi mereka.
RM menegaskan kembali bahwa meskipun menjadi pemimpin, setiap anggota pada akhirnya harus menangani keadaan mereka sendiri. RM juga mengakui bahwa ia menyadari apa yang sedang terjadi, tetapi menegaskan bahwa hanya sedikit yang dapat dia lakukan jika menyangkut masalah yang melibatkan kehidupan orang lain.
“Kini, seperti yang kalian semua tahu, dengan pekerjaan ini, setiap kali terjadi sesuatu, atau ketika ada masalah, atau ketika sesuatu akan terungkap dan orang-orang membicarakan seperti apa di balik layar — saya tidak bisa menjelaskan semuanya secara detail saat ini,” kata RM dikutip Koreaboo.
“Yang ingin saya katakan adalah saya tidak bisa lagi mewakili tim kami sendirian. Itu karena saya hanyalah satu orang, satu manusia,” tutur dia lagi.
“Saat itu, sekitar tahun 2017 dan 2018, ketika kami aktif berpromosi sebagai BTS, saya merasa saya bisa melakukan itu sampai batas tertentu. Namun setelah itu, setiap anggota menjadi individu yang sepenuhnya mandiri, masing-masing dengan batasan, gaya hidup, kepribadian, dan cara hidup mereka sendiri.”
“Jadi sekarang, gagasan bahwa saya harus pindah ke perusahaan karena para anggota, atau bahwa saya harus mengendalikan atau mengelola apa yang dilakukan para anggota, itu tidak berlaku lagi. Ada begitu banyak momen ketika tim kami hampir terganggu atau dihentikan sepenuhnya, seperti yang kalian semua tahu, jadi saya sangat bersyukur kami masih bisa bersama,” ucap RM.
Namun, dalam siaran langsung tersebut, RM tidak pernah menyebut secara langsung Jungkook atau hal spesifik lainnya Kontroversi, banyak penonton merasa waktu dan kata-katanya terlalu spesifik untuk diabaikan.Dia juga mengaku menyadari apa yang terjadi, tetapi tidak ada yang bisa dilakukan tentang situasi orang lain.
Beberapa penggemar menafsirkan kata-kata RM sebagai tanda frustrasi yang terpendam karena kelelahan karena harus dikaitkan dengan masalah di luar kendalinya hanya karena posisinya sebagai pemimpin.
“Baguslah. Ini mungkin salah satu alasan mengapa menjadi pemimpin terasa seperti beban baginya. Saya tahu dia lelah terlibat dalam masalah pribadi mereka setiap saat. Mereka sudah berusia lebih dari 30 tahun, sudah saatnya beberapa dari mereka mengakui hidup mereka,” ucap dia.





