
JAKARTA, WartaMetropolitan.com – Polisi melakukan penggeledahan dan penyitaan di kantor agensi PSY. Pasalnya, sang penyanyi dicurigai meminta manajernya dan pihak lain untuk menerima obat-obatan psikotropika atas namanya.
Dikutip Yonhap News, Kantor Polisi Seodaemun di Seoul melakukan penggeledahan kantor dan kendaraan agensi PSY, P Nation pada tanggal 4 Desember dan mengamankan barang bukti untuk membuktikan tuduhan terhadap PSY.
“Kami secara aktif bekerja sama dengan permintaan pihak berwenang dan akan mengambil tindakan yang diperlukan sesuai dengan prosedur hukum ke depannya,” kata perwakilan P Nation.
PSY diduga menerima resep obat psikotropika Xanax dan Stilnox dari rumah sakit universitas di Seoul sejak tahun 2022 tanpa konsultasi langsung dan meminta manajernya serta pihak ketiga lainnya untuk mengambil obat tersebut atas namanya.
Xanax dan Stilnox adalah obat psikotropika yang digunakan untuk mengobati gangguan tidur, gangguan kecemasan, dan depresi. Karena potensi ketergantungan dan kecanduan yang tinggi, resep dan konsultasi umumnya harus dilakukan secara tatap muka.
Polisi juga telah menetapkan seorang profesor dari rumah sakit universitas yang meresepkan obat-obatan tersebut kepada PSY sebagai tersangka.
“Ia didiagnosis menderita gangguan tidur kronis dan telah mengonsumsi pil tidur yang diresepkan oleh tenaga medis. Tidak ada resep melalui perantara,” kata pihak PSY.





