
JAKARTA, wartametropolitan.com — Film Kupilih Jalur Langit membuka sisi lain dari kehidupan rumah tangga tidak dimulai dengan kebahagiaan, di mana harapan perlahan berubah menjadi kesunyian.
Drama romantis bernuansa religi garapan MD Pictures bersama Manara Films ini mengangkat kisah pernikahan muda dengan konflik emosional dalam. Bahkan, Zee Asadel harus menghadapi tantangan emosional saat memerankan tokoh Amira.
Zee mengatakan bahwa dia berperan sebagai santriwati yang menikah di usia muda, yang awalnya membayangkan pernikahan muda sebagai fase yang penuh kebahagiaan. Namun, kenyataan berkata lain ketika dia harus menghadapi sikap dingin suaminya, Furqon.
“Jujur ya, memerankan Amira itu capek hati banget,” kata Zee Asadel.
“Bayangin, ekspektasi nikah muda itu kan akan sweet dan pacaran halal setiap hari, tapi realitanya aku malah harus ngadepin suami yang super dingin,” tutur Zee lagi.
Sementara, karakter Furqon diperankan Emir Mahira menjelaskan bahwa sikap dingin yang ditampilkan tokohnya memiliki latar belakang emosional yang mendalam.
“Wah, itu bukan dingin tanpa alasan. Furqon itu bukannya nggak sayang, tapi dia lagi ‘tersesat’ di masa lalunya sendiri,” kata Emir.
Film garapan sutradara Archie Hekagery yang akan tayang di bioskop 23 April 2026 ini, Amira digambarkan menjalani kehidupan rumah tangga yang jauh dari bayangan romantis kebanyakan pasangan muda. Bermula dari Amira, santriwati cerdas yang merasa bahagia saat dijodohkan dengan Furqon, seorang ustaz yang telah lama dikaguminya.
Namun, pernikahan yang diharapkan menjadi indah justru berubah menjadi ujian. Furqon tidak mampu menjalankan perannya sebagai suami, sehingga Amira harus berjuang menyesuaikan diri dalam rumah tangga, mulai dari urusan domestik hingga hubungan suami istri.
Konflik semakin memuncak dengan kehadiran sosok Dara, yang diperankan oleh Ratu Rafa. Kehadirannya memunculkan tanda tanya besar dalam hubungan Amira dan Furqon, sekaligus membuka kemungkinan adanya masa lalu yang belum tuntas.
Cerita yang diangkat tidak hanya berfokus pada romansa, juga menggambarkan perjuangan, kesabaran, dan kekuatan iman dalam menghadapi realitas pernikahan.
Melalui alur yang emosional dan dekat dengan kehidupan sehari-hari, Kupilih Jalur Langit menghadirkan refleksi tentang makna cinta dan kepercayaan dalam sebuah hubungan.





