
JAKARTA, wartametropolitan.com – Angelina Jolie ternyata menjadi sosok utama yang menginspirasi lahirnya film Couture.
Sutradara Alice Winocour mengungkap bahwa naskah film tersebut sejak awal ditulis dengan membayangkan Jolie sebagai pemeran utamanya.
Dalam film yang dijadwalkan tayang pada 26 Juni itu, Jolie memerankan karakter Maxine, seorang sutradara film horor beranggaran rendah yang harus menghadapi berbagai persoalan hidup secara bersamaan. Karakter tersebut digambarkan berjuang menyeimbangkan pekerjaan di dunia mode, proses perceraian yang rumit, hingga menghadapi diagnosis kanker payudara.
Menurut Winocour, dia membutuhkan sosok yang memiliki keterkaitan emosional dengan cerita yang diangkat. Karena itu, Angelina Jolie dianggap sebagai figur yang tepat lantaran memiliki sejumlah kesamaan dengan karakter Maxine.
Pembuat film asal Prancis tersebut menilai aktris cantik peraih Oscar itu bukan hanya seorang aktris, juga sutradara yang telah melalui berbagai fase kehidupan yang menjadi sorotan publik. Kesamaan pengalaman inilah yang membuat Winocour merasa Jolie mampu menghidupkan karakter tersebut secara autentik.
Meski tidak pernah didiagnosis mengidap kanker, perjalanan kesehatan Jolie dinilai memiliki keterkaitan dengan tema yang diangkat dalam film. Bintang Hollywood berusia 51 tahun itu sebelumnya pernah mengungkapkan telah menjalani mastektomi ganda preventif setelah mengetahui dirinya membawa gen BRCA1 yang dapat meningkatkan risiko kanker payudara dan ovarium.
Keputusan tersebut diambil setelah penyakit kanker memberi dampak besar bagi keluarganya. Ibunda Jolie meninggal dunia pada usia 56 tahun akibat penyakit tersebut, begitu pula neneknya.
Selain pengalaman hidupnya, Winocour mengaku tertarik pada karakter dan energi khas yang dimiliki Jolie. Ia menyebut semangat punk yang dimiliki sang aktris sesuai dengan gambaran karakter yang sejak awal ia bangun untuk film tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Jolie mengungkapkan bahwa dirinya justru merasa lebih “punk” saat ini dibandingkan ketika masih muda. Baginya, sikap tersebut tercermin dari keinginan menjaga privasi dan tidak selalu mengikuti arus tekanan sosial yang berkembang di tengah masyarakat modern.
Aktris kelahiran Los Angeles itu juga menyinggung fase sulit yang pernah dilaluinya, termasuk masa setelah perceraiannya dengan Brad Pitt. Namun kini, ia merasa kembali menemukan semangat untuk melangkah maju.
Jolie mengaku dukungan anak-anaknya menjadi salah satu faktor yang membantunya bangkit. Anak-anaknya yang kini hampir seluruhnya telah berusia dewasa disebut mendorongnya untuk kembali bepergian dan menjelajahi berbagai tempat.
Sementara itu, Winocour menjelaskan bahwa Couture merupakan film yang mengeksplorasi solidaritas perempuan, daya tahan menghadapi cobaan, serta sisi rapuh yang kerap tersembunyi di balik citra sempurna seseorang di ruang publik.





