
JAKARTA, wartametropolitan.com – Dalam drama Korea, tidak sedikit pemeran pendukung yang justru berhasil mencuri perhatian penonton. Meski bukan tokoh utama, karakter-karakter ini sering menghadirkan cinta yang tulus, pengorbanan tanpa pamrih, hingga kesetiaan yang membuat banyak penggemar berharap mereka mendapatkan akhir yang lebih bahagia.
Fenomena yang dikenal sebagai second lead syndrome pun kerap muncul ketika penonton merasa karakter pendukung lebih layak mendapatkan cinta dibanding pemeran utama.
Berikut pemeran pendukung drama Korea yang hingga kini masih dianggap pantas memperoleh nasib lebih baik.
- Kim Shin Hyuk dalam She Was Pretty
Drama romantis She Was Pretty mempertemukan Kim Hye Jin dengan cinta pertamanya, Ji Sung Joon. Namun di tengah kisah tersebut hadir Kim Shin Hyuk yang diperankan Choi Si Won.
Berbeda dengan tokoh utama pria yang sempat gagal mengenali Hye Jin, Shin Hyuk justru menerima perempuan itu apa adanya. Ia terus mendukung Hye Jin ketika rasa percaya dirinya menurun dan selalu berusaha membuatnya tersenyum.

Kesediaannya mencintai tanpa syarat serta tetap bertahan meski mengetahui peluangnya sangat kecil membuat banyak penonton merasa karakter ini layak mendapatkan akhir yang lebih membahagiakan.
- Jung Won dalam Don’t Dare to Dream
Jung Won yang diperankan Go Kyung Pyo menjadi salah satu karakter pendukung paling disayangkan dalam sejarah drama romantis Korea.
Ia jatuh cinta kepada Pyo Na Ri dan memperlakukannya dengan penuh perhatian. Situasi menjadi rumit ketika sahabat dekatnya, Hwa Shin, ternyata juga memiliki perasaan terhadap perempuan yang sama.
Yang membuat kisah Jung Won terasa menyedihkan adalah karena ia nyaris tidak pernah melakukan kesalahan. Ia digambarkan sebagai sosok dewasa, penyayang, dan selalu mempertimbangkan perasaan orang lain.
Banyak penonton menilai karakter ini menjadi korban keadaan, sehingga pantas mendapatkan akhir yang lebih adil.

- Young Woo dalam I’ll Go to You When the Weather Is Nice
Meski waktu kemunculannya tidak sebanyak karakter lain, Young Woo yang diperankan Kim Young Dae berhasil meninggalkan kesan mendalam.
Karakter ini dikenal karena kesetiaannya kepada Mok Hae Won. Bahkan setelah bertahun-tahun berlalu, perasaannya tidak berubah.
Young Woo tidak pernah bermain dengan perasaan maupun menciptakan kesalahpahaman. Ia menunjukkan cinta secara tulus dan apa adanya.
Kepribadiannya yang hangat serta pengabdian yang konsisten membuat banyak penggemar berharap kisah cintanya berakhir lebih baik.

- Shin Ji Hoon dalam In Need of Romance 2012
Dalam drama ini, Shin Ji Hoon tampil sebagai pemilik kedai kopi yang berhasil menarik perhatian Joo Yeol Mae.
Karakter yang diperankan Kim Ji Seok tersebut menjadi favorit banyak penonton karena mampu memberikan rasa aman dan kenyamanan emosional yang dibutuhkan Yeol Mae.
Ji Hoon selalu memahami kondisi pasangannya dan tidak pernah memaksakan kehendak. Ia tetap bersikap dewasa meski mengetahui masa lalu Yeol Mae dengan mantan kekasihnya masih sulit dilupakan.
Sikap penuh pengertian itu membuat banyak penggemar merasa patah hati ketika melihat bagaimana perjalanan cintanya berakhir.

- Han Tae Seok dalam Autumn in My Heart
Bagi pencinta drama Korea klasik, Han Tae Seok yang diperankan Won Bin menjadi salah satu karakter second lead paling ikonik.
Dalam kisah cinta rumit antara Yoon Joon Seo dan Yoon Eun Seo, Tae Seok hadir sebagai sosok yang diam-diam mencintai Eun Seo dengan sepenuh hati.
Meski menyadari hati perempuan yang dicintainya berada pada orang lain, ia tidak pernah memaksakan perasaan ataupun berusaha memisahkan mereka.
Sebaliknya, Tae Seok memilih tetap berada di sisi Eun Seo, memberikan dukungan dan penghiburan tanpa mengharapkan balasan.
Kesetiaan dan ketulusannya itulah yang membuat karakter ini masih dikenang hingga sekarang sebagai salah satu pemeran pendukung paling tragis dalam sejarah drama Korea.

Fenomena Second Lead Syndrome
Karakter pendukung dalam drama Korea sering kali memiliki daya tarik tersendiri karena menawarkan cinta yang tulus, stabilitas emosional, dan pengorbanan tanpa syarat. Meski pada akhirnya tidak menjadi pilihan utama, mereka justru meninggalkan kesan mendalam bagi penonton.
Tak heran jika hingga bertahun-tahun setelah drama berakhir, banyak penggemar masih beranggapan bahwa lima karakter tersebut pantas mendapatkan akhir cerita yang lebih bahagia.





