
JAKARTA, wartametropolitan.com – Meghan Markle dikabarkan merasa cemas dengan kondisi Pangeran Harry yang tengah berada di Inggris untuk menjalankan sejumlah agenda terkait promosi Invictus Games Birmingham 2027.
Kekhawatiran itu muncul setelah Pangeran Harry disebut menghadapi berbagai tekanan, mulai persoalan keluarga hingga kekalahan dalam perkara hukum.
Duke of Sussex saat ini berada di Inggris, sementara Meghan tetap tinggal di Montecito, California, bersama kedua anak mereka. Jarak yang memisahkan keduanya disebut bertepatan dengan meningkatnya tekanan yang dialami Harry selama kunjungannya.
Salah satu persoalan yang disebut memperburuk situasi adalah batalnya rencana kehadiran Archie dan Lilibet pada menit-menit terakhir karena alasan keamanan. Di saat bersamaan, Harry juga harus menerima putusan pengadilan yang menolak gugatan privasinya terhadap sebuah tabloid Inggris.
Tak lama setelah putusan tersebut, kontroversi baru muncul menyusul laporan jurnalis Daily Mail, Charlotte Griffiths, yang mengungkap berbagai cerita di balik polemik pesan teks yang disebut bersifat intim.
Di tengah rangkaian persoalan itu, seorang sumber mengklaim Meghan mulai mengkhawatirkan kondisi emosional suaminya.
“Meghan memang khawatir tentang suasana hati Harry secara keseluruhan akhir-akhir ini; sulit untuk membantah orang-orang yang mengatakan dia menjadi jauh lebih pemarah dan kurang menyenangkan untuk diajak bergaul.”
Sumber yang sama menyebut hubungan keduanya sedang berada dalam situasi yang tidak mudah karena tekanan yang terus menghampiri Harry.
“Dia [diliputi] kecemasan atas masalah hukum dan semua yang terjadi dengan keluarganya,” klaim sumber tersebut.
Laporan tersebut juga menyebut Harry masih bergulat dengan rasa kesepian, sementara agenda yang berkaitan dengan Invictus Games—proyek yang selama ini menjadi fokus utamanya—turut tertutupi oleh perkembangan kasus hukum yang sedang dihadapinya.
Di sisi lain, Meghan disebut berusaha memberikan dukungan, meski harus membagi perhatian antara keluarga dan aktivitas profesionalnya.
“Di satu sisi, dia ingin mendukung, tetapi pada saat yang sama dia mengurus anak-anak, menjalankan bisnisnya sendiri dan berada dalam dunia kepanikan atas krisis keuangan mereka yang sudah menjadi masalah besar sebelum kekalahan pengadilan Harry,” kata seorang sumber tentang Duchess.
Meski demikian, laporan tersebut menyebut Pangeran Harry tidak ingin Meghan terlalu larut dalam kekhawatiran. Ia dikabarkan memilih menghadapi sorotan publik dan tekanan yang datang selama berada di Inggris, sementara Meghan tetap fokus mengurus keluarga serta berbagai aktivitasnya di Amerika Serikat.





