JAKARTA, wartametropolitan.com – Penampilan BTS dalam pertunjukan paruh waktu (half-time show) final Piala Dunia FIFA 2026 menjadi salah satu momen yang paling banyak dibicarakan di media sosial. Selain berhasil memukau penonton dengan energi di atas panggung, vokal langsung (live) para personel, khususnya Jimin, memunculkan beragam tanggapan dari warganet.

Grup besutan BIGHIT Music itu tampil pada Senin (19/7/2026) pagi WIB sebagai penampil ketiga setelah Madonna dan pertunjukan orkestra yang melibatkan karakter The Muppets.

Dalam kesempatan itu, BTS membawakan lagu Dynamite, pilihan yang mengejutkan sebagian penggemar karena sebelumnya banyak yang memperkirakan mereka akan menyanyikan Permission to Dance.

Seluruh penampil dalam half-time show hanya mendapat durasi sekitar satu setengah menit. Meski singkat, BTS menghadirkan aransemen baru untuk Dynamite dengan koreografi enerjik yang mengundang sorakan penonton di stadion.

Usai tampil, media sosial dipenuhi beragam komentar mengenai kualitas vokal langsung para personel. Sebagian penggemar menilai BTS benar-benar bernyanyi secara live. Mereka menyoroti momen ketika Jimin baru mulai bernyanyi beberapa detik setelah musik diputar sebagai bukti bahwa suara yang terdengar bukan sepenuhnya berasal dari backing track.

Di sisi lain, sejumlah warganet mengkritik vokal Jimin. Mereka menyoroti satu momen ketika suaranya terdengar pecah dan menyebut penampilannya kurang stabil.

Meski demikian, banyak penggemar memberikan pembelaan. Mereka mengingatkan bahwa BTS baru saja menyelesaikan agenda di Paris sehari sebelum tampil di final Piala Dunia dan saat ini masih menjalani rangkaian tur dunia yang padat.

Faktor jadwal yang sangat padat dinilai turut memengaruhi kondisi fisik para personel. Kendati demikian, banyak penggemar tetap memuji profesionalisme BTS yang mampu tampil penuh energi di salah satu panggung olahraga terbesar di dunia.

Perdebatan mengenai vokal live tersebut justru semakin memperbesar perhatian publik terhadap penampilan BTS di half-time show perdana final Piala Dunia FIFA. Meski menuai kritik dan pujian secara bersamaan, aksi grup asal Korea Selatan itu tetap menjadi salah satu sorotan utama dalam sejarah baru hiburan di ajang sepak bola paling bergengsi dunia.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *