JAKARTA, wartametropolitan.com – Selena Gomez menghadapi persoalan hukum terkait perusahaan rintisan kesehatan mental Wondermind yang didirikannya bersama sang ibu, Mandy Teefey, dan Daniella Pierson.

Dua entitas investor mengajukan gugatan terhadap Gomez, Teefey, dan Pierson. Mereka menuduhkan dugaan penipuan sekuritas serta pelanggaran kontrak dalam perkara yang berkaitan dengan investasi hampir 1,2 juta dolar AS atau sekitar Rp18 miliar.

Gugatan tersebut menyebut dana investasi diberikan berdasarkan sejumlah informasi yang kemudian dipersoalkan para investor. Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah klaim mengenai tingkat keterlibatan Gomez dalam pengembangan Wondermind.

Berdasarkan dokumen pengadilan yang diperoleh E! News pada 13 Agustus, investor menilai pimpinan Wondermind telah memberikan informasi yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya sebelum investasi diberikan.

“Gomez seolah-olah menandatangani kontrak yang mewajibkannya untuk berkontribusi, namun kemudian mengabaikannya,” demikian bunyi gugatan tersebut. “Kemitraan-kemitraan itu tidak pernah ada. Inisiatif-inisiatif itu tidak pernah terwujud. Aplikasi itu tidak pernah dibuat.”

Para penggugat juga mengklaim baru mengetahui dugaan persoalan internal Wondermind setelah persoalan tersebut mulai muncul dalam pemberitaan media. Mereka menilai kondisi yang terjadi di perusahaan telah berlangsung selama beberapa tahun.

Sejumlah laporan media kemudian dicantumkan dalam gugatan sebagai bagian dari uraian perkara. Salah satunya artikel The Cut pada September 2025 yang memuat tuduhan terhadap Mandy Teefey. Tuduhan tersebut telah dibantah oleh Teefey.

Selain itu, gugatan turut merujuk laporan Forbes pada Agustus 2025 mengenai ketegangan yang disebut-sebut berkaitan dengan keputusan Pierson meninggalkan Wondermind.

Namun, pihak Pierson membantah penggambaran mengenai alasan kepergiannya dari perusahaan tersebut.

“Meninggalkan Wondermind adalah keputusan yang sangat sulit,” ujar juru bicara tersebut, seraya menambahkan bahwa Pierson “bangga dengan apa yang telah mereka bangun selama berada di sana.”

Di sisi lain, perwakilan Selena Gomez, Mandy Teefey, dan Daniella Pierson telah dihubungi E! News untuk memberikan tanggapan mengenai gugatan tersebut. Namun, hingga laporan diterbitkan, belum ada jawaban yang diterima.

Wondermind sendiri didirikan pada 2021 oleh Gomez, Teefey, dan Pierson. Perusahaan tersebut dibangun dengan tujuan menyediakan ruang yang mendukung pembicaraan mengenai kesehatan mental.

Saat berbicara kepada Entrepreneur pada 2021, Gomez sebelumnya menjelaskan alasannya ingin menggunakan pengaruh yang dimilikinya untuk menyuarakan isu yang dianggap penting.

“Salah satu hal yang selalu saya upayakan dalam karier saya adalah memastikan saya menyuarakan pendapat di ranah yang memang penting,” ujar Gomez kepada Entrepreneur pada tahun 2021.

“Dan saya harus mengakui peran ibu saya dalam hal itu, karena dialah yang mengajarkan segalanya kepada saya,” ujar dia lagi.

Perkara hukum ini masih berada pada tahap gugatan. Tuduhan yang diajukan investor belum menjadi putusan pengadilan dan belum ada penetapan bahwa Selena Gomez maupun pihak tergugat lainnya terbukti melakukan pelanggaran.

Karena itu, seluruh tuduhan dalam gugatan tersebut masih harus dibuktikan melalui proses hukum yang berjalan.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *