
JAKARTA, wartametropolitan.com – Taylor Swift kembali menjadi perbincangan di tengah industri musik setelah legenda rock Todd Rundgren melontarkan kritik tajam terhadap penyanyi asal Amerika Serikat tersebut.
Dalam sebuah wawancara terbaru, Rundgren yang berusia 78 tahun membandingkan Swift dengan Lady Gaga yang justru dipujinya.
Rundgren menilai Gaga memiliki kemampuan musikal yang kuat dan menyebutnya sebagai “musisi sejati” serta “pianis dengan pelatihan klasik.”
Penilaian berbeda disampaikan Rundgren ketika membahas Swift. Ia mempertanyakan sejumlah aspek kemampuan musikal pelantun The Fate of Ophelia tersebut.
“Swift tidak melakukan hal yang benar-benar hebat selain memanjangkan rambut. Dia bukan penyanyi yang hebat. Dia bukan penulis lagu yang hebat. Dia bukan penari yang hebat,” kata Rundgren.
Kritik tidak berhenti pada kemampuan Swift sebagai penyanyi. Dia juga menyinggung besarnya pengaruh Swift terhadap perkembangan industri musik saat ini.
Menurut Rundgren, kesuksesan besar Swift turut menggambarkan perubahan dalam lanskap musik dan bagaimana standar terhadap seorang artis terbentuk.
“Ada argumen yang menyebutkan bahwa dia telah merusak musik. Itu fenomena yang bisa dipahami. Hanya saja, bagi saya, Taylor Swift adalah puncak dari mediokritas (kualitas yang biasa-biasa saja). Ini adalah era para artis perempuan,” kata Rundgren.
Pernyataan tersebut disampaikan ketika Swift justru tengah mencatatkan pencapaian besar dalam kariernya.
Beberapa hari sebelum komentar Rundgren mencuat, Swift meraih tiga penghargaan MTV Video Music Awards (VMA). Tambahan tiga penghargaan tersebut membuat koleksi kemenangan VMA Swift mencapai 33 penghargaan.
Jumlah tersebut menempatkan Swift sebagai artis dengan kemenangan terbanyak sepanjang sejarah MTV VMA berdasarkan materi yang disampaikan.
Salah satu penghargaan yang diraih Swift adalah kategori Video of the Year melalui lagu The Fate of Ophelia. Ia juga menerima Artist Director Award yang untuk pertama kalinya diberikan.
Di tengah perdebatan mengenai kiprahnya di industri musik, Swift belum memberikan tanggapan terbuka terhadap pernyataan Rundgren.
Sementara itu, Swift baru saja merilis singel Patient Zero pada 25 September 2026. Kehadiran karya terbaru tersebut menambah aktivitas musik Swift di tengah sorotan terhadap perjalanan kariernya.





