
JAKARTA, wartametropolitan.com – Choi Siwon, anggota grup Super Junior, kembali menjadi perbincangan publik setelah menyampaikan pesan damai untuk umat Muslim. Momen tersebut muncul di tengah sorotan terhadap kontroversi lama, termasuk dugaan rasisme dan Islamofobia yang sempat memicu kecaman luas.
Kontroversi bermula pada tahun lalu ketika Siwon disorot setelah mendukung tokoh sayap kanan kontroversial, Charlie Kirk terkait kematiannya. Selain itu, aktivitas media sosialnya juga menuai kritik lantaran sejumlah unggahan yang dinilai bermuatan rasis dan Islamofobia.
Sikap politik Siwon yang diketahui mendukung tokoh lain, seperti mantan Presiden Amerika Serikat Ronald Reagan dan Presiden AS saat ini, Donald Trump, semakin memperkuat gelombang penolakan terhadapnya. Bahkan, sebagian pihak sempat menyerukan agar Siwon dikeluarkan dari Super Junior.
Di tengah tekanan tersebut, sebuah interaksi terbaru Siwon dengan penggemar menarik perhatian. Peristiwa itu terjadi pada 16 Januari, saat Super Junior bertolak ke Malaysia untuk menggelar konser penutup tur dunia SUPER SHOW 10. Malaysia dipilih sebagai lokasi konser terakhir tur tersebut.

Dikutip Koreaboo, saat berada di bandara, Siwon terlihat menyapa seorang penggemar yang tampaknya telah dikenalnya. Ia kemudian meminta penggemar tersebut untuk menyampaikan pesan kepada teman-temannya bahwa dirinya memiliki rasa cinta yang besar terhadap umat Muslim. Pesan itu lantas beredar luas di media sosial dan menjadi bahan diskusi di kalangan warganet.
Unggahan penggemar yang membagikan momen tersebut memuat pesan berikutp; “Untuk semua teman Muslim saya (emoji love) Semua warga Malaysia sayangssss Siwon punya pesan untuk KITA SEMUA.”
Respons positif datang dari sebagian penggemar yang mengapresiasi pesan tersebut. “Alhamdulillah Siwon oppa, kamu akan selalu ada dalam doaku #최시원 #SIWON #슈퍼주니어 #SUPERJUNIOR #SS10inKL @siwonchoi,” tulis netizen.
Meski demikian, tidak sedikit warganet yang menanggapi dengan nada skeptis. Keraguan terhadap ketulusan Siwon menguat, terutama karena pernyataan tersebut disampaikan menjelang konser di negara dengan mayoritas penduduk Muslim.
“Pendukung Charlie Kirk yang merupakan orang yang mengerikan secara keseluruhan, Islamofobia, rasis, dan secara terbuka mendukung Zionis, tetapi tentu saja dia bisa menebus dirinya setelah satu pernyataan ‘Saya mencintai Muslim’ di bandara sialan itu,” tulis netizen.
“Ini datang dari pendukung genosida dan aktivis sayap kanan ekstremis Charlie Kirk? Tidak, terima kasih,” tulis netizen.
Sementara, tudingan bahwa pernyataan tersebut hanya bersifat pencitraan turut mencuat.
“Dia secara terbuka mendukung Zionis. Dia mengatakan itu sebagai langkah PR karena dia berada di Malaysia, tampil di negara dengan banyak Muslim, tetapi itu tidak mengubah fakta bahwa dia adalah pendukung genosida dan pendukung Zionis sejati!” tulis netizen.
Di tengah beragam reaksi tersebut, publik menilai pesan singkat Siwon belum cukup untuk meredam kritik yang telah terlanjur melekat.
“Sepertinya Siwon harus berbuat lebih banyak untuk meyakinkan netizen tentang ketulusannya,” tulis netizen lainnya.
Diketahui, Super Junior baru saja menggelar konser “SUPER SHOW 10” 20th Anniversary Tour di Kuala Lumpur di Axiata Arena pada Sabtu, 17 Januari 2026, pukul 17:00 waktu setempat.





