JAKARTA, WartaMetropolitan.com – Angelina Jolie memperlihatkan bekas luka mastektomi untuk pertama kalinya. Ini terkait tindakan operasi medis yang pernah dilakukan pada dekade lalu untuk mengangkat sebagian atau seluruh jaringan payudara, yang dilakukan sebagai pengobatan atau pencegahan kanker payudara.

Angelina Joline memperlihatkan luka ini saat berpose untuk Time France, di mana bekas luka operasi tersebut terlihat dengan jelas.

“Saya berbagi bekas luka ini dengan banyak wanita yang saya cintai,” kata Jolie kepada kepada media tersebut dalam sebuah wawancara yang diterbitkan pada Senin lalu.

“Saya selalu terharu ketika melihat wanita lain berbagi bekas luka mereka. Saya ingin bergabung dengan mereka, karena tahu bahwa TIME France akan berbagi informasi tentang kesehatan payudara, pencegahan dan pengetahuan tentang kanker payudara,” ujar pemenang Oscar berusia 50 tahun itu lagi.

Di sampul majalah, Jolie meletakkan tangannya di atas dadanya yang telanjang untuk secara halus menyoroti bekas luka tersebut, yang dapat dilihat di antara ibu jarinya dan atasan hitamnya.

“Saya berbagi bekas luka ini dengan banyak wanita yang saya cintai,” ujar dia.

Jolie dinyatakan positif memiliki mutasi pada gen BRCA1, yang menunjukkan peningkatan signifikan risiko kanker payudara dan ovarium.

“Saya ingin menulis ini untuk memberi tahu wanita lain bahwa keputusan untuk menjalani mastektomi bukanlah keputusan yang mudah,” tulis bintang “Maleficent” itu dalam sebuah esai di New York Times saat itu.

“Tetapi itu adalah keputusan yang sangat saya syukuri telah saya buat. Peluang saya terkena kanker payudara telah turun dari 87 persen menjadi di bawah 5 persen. Saya dapat memberi tahu anak-anak saya bahwa mereka tidak perlu takut akan kehilangan saya karena kanker payudara,” ujar dia merujuk pada Maddox, 24, Pax, 22, Zahara, 20, Shiloh, 19, dan si kembar Knox dan Vivienne, 17.

Sebelumnya, Jolie juga menjadi berita utama setelah menjalani pengangkatan ovarium dan tuba falopi. Pemenang Golden Globe itu mempublikasikan pengalamannya untuk mendorong pilihan yang terinformasi.

“Keputusan perawatan kesehatan harus bersifat pribadi, dan perempuan harus memiliki informasi dan dukungan yang mereka butuhkan untuk membuat pilihan tersebut,” kata Jolie.

Jolie juga sempat berbicara tentang keputusannya untuk menjalani mastektomi ganda dengan majalah Hello! pada Oktober dan mengklarifikasi bahwa dia tidak “menyesalinya.”

“Saya memilih untuk menjalani [operasi] itu karena saya kehilangan ibu dan nenek saya di usia yang sangat muda. Itu adalah pilihan saya. Saya tidak mengatakan semua orang harus melakukannya seperti itu, tetapi penting untuk memiliki pilihan,” ucap dia.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *