
JAKARTA, wartametropolitan.com – Aktor senior Antonio Banderas mengungkap perubahan besar dalam hidupnya setelah mengalami serangan jantung serius pada 2017. Peristiwa tersebut menjadi titik balik yang mengubah cara pandangnya terhadap kehidupan, karier, hingga prioritas pribadi.
Pria berusia 65 tahun itu memutuskan untuk meninggalkan berbagai kebiasaan lama yang dinilai tidak sehat. Ia berhenti merokok, melepas jet pribadinya, serta meninggalkan gaya hidup mewah yang sebelumnya dijalani di Amerika Serikat dan Inggris, termasuk rumahnya di Cobham, Surrey.
Setelah kejadian tersebut, Banderas memilih kembali ke kampung halamannya di Málaga, Spanyol. Di sana, ia memulai babak baru dengan membeli dan mengelola sebuah teater, yang kini menjadi salah satu fokus utamanya.
Dalam wawancara dengan The Times yang diterbitkan Rabu, ia menyampaikan bahwa pengalaman tersebut memberi peringatan besar dalam hidupnya.
“Serangan jantung saya adalah peringatan yang sangat serius. Itu mengubah cara pandang saya terhadap kehidupan,” kata Antonio Banderas.
Perubahan tersebut juga mendorongnya melakukan refleksi mendalam tentang jati diri dan kariernya selama ini. Ia menyadari bahwa panggilan utamanya adalah dunia teater.
“Dihadapkan dengan kematian, itu membuat saya menengok ke belakang dan menyadari bahwa saya sebenarnya adalah seorang aktor teater,” tuturnya.
Kesadaran itu kemudian diwujudkan melalui pendirian Teatro del Soho, sebuah teater nirlaba di Málaga yang kini menjadi proyek penuh gairah baginya.
Kini, Banderas tinggal di sebuah apartemen di kota tersebut bersama kekasihnya, Nicole Kimpel. Selain itu, ia juga mengelola sejumlah restoran. Kehidupan barunya ini jauh berbeda dibanding masa lalu yang penuh kemewahan dan mobilitas tinggi.
“Ia tidak pernah sebahagia ini,” ucap dia.
Pengalaman serangan jantung tersebut sebelumnya juga pernah ia ceritakan dalam wawancara dengan Page Six pada Desember 2022. Saat itu, ia justru menyebut peristiwa tersebut sebagai salah satu hal terbaik yang pernah terjadi dalam hidupnya.
“Saya menyadari bahwa itu mungkin salah satu hal terbaik yang pernah terjadi dalam hidup saya karena hal-hal yang tidak penting dan yang saya khawatirkan setiap hari menjadi tidak berarti,” katanya.
“Saya berpikir, mengapa saya mengkhawatirkan hal itu jika saya akan mati? Saya selalu tahu [bahwa saya akan mati], tetapi sekarang saya tahu. Saya telah melihatnya di sini.”
Dalam kehidupan pribadinya, Banderas juga sempat menikah dengan Melanie Griffith selama 18 tahun sebelum akhirnya bercerai pada 2015. Ia mengakui bahwa hubungan tersebut turut membantunya mengatasi rasa tidak percaya diri di masa muda, terutama karena bahasa Inggris bukan bahasa pertamanya.
Perjalanan hidup Banderas menunjukkan bagaimana sebuah peristiwa krisis dapat menjadi titik balik untuk menemukan makna hidup yang lebih dalam dan autentik.





