
BALI, wartametropolitan.com – Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Kewaspadaan Nasional berkolaborasi dengan komunitas Soul of Melanesian menggelar aksi “Bali Beach Clean Up” di Pantai Kelan dan Pantai Kedonganan, Kuta, Sabtu (14/2/2026).
Kegiatan bersih pantai ini menjadi bagian dari implementasi arahan Presiden Republik Indonesia dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul. Dalam forum tersebut, Presiden menekankan pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) sebagai upaya kolektif menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan demi pembangunan berkelanjutan.
Sekira 80 mahasiswa Melanesia di Bali terlibat dalam aksi tersebut. Mereka berasal dari berbagai perguruan tinggi, di antaranya Politeknik Negeri Bali (PNB), Universitas Udayana (UNUD), Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) Denpasar, STIKOM Bali, Universitas Warmadewa (Unwar), serta OTC Bali. Kegiatan ini juga diikuti mahasiswa Papua lainnya bersama masyarakat umum.
Direktur Kewaspadaan Nasional, Aang Witarsa, menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam gerakan ini.
“Generasi muda dan mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan. Melalui aksi nyata seperti ini, kita tidak hanya menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dan persatuan,” ujar Aang Witarsa, Sabtu (14/2/2026).
Menurutnya, keterlibatan mahasiswa bukan sekadar aksi simbolik, melainkan bagian dari pembentukan kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan sekaligus memperkuat persatuan bangsa.
Selain pembersihan pantai, kegiatan ini dirangkai dengan komunikasi sosial bersama mahasiswa Papua dan Melanesia. Forum tersebut menjadi wadah silaturahmi dan diskusi mengenai kontribusi generasi muda dalam pembangunan nasional, khususnya di Tanah Papua dan kawasan Melanesia.
Koordinator Komunitas Soul of Melanesian, Yohan Kafiar, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang terjalin.
“Ucapan terimakasih kami sampaikan kepada Bapak Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum, Bapak Akmal Malik atas inisiatifnya untuk berkolaborasi dan memperdayakan teman teman mahasiwa papua dan Melanesia melalui kegiatan-kegiatan positif ini” imbuhnya.
Melalui kegiatan ini, Ditjen Polpum berharap semangat Indonesia ASRI tidak berhenti pada seremoni, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan. Keterlibatan mahasiswa diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian lingkungan, memperkuat persatuan, serta mendukung stabilitas nasional dan percepatan pembangunan yang berkeadilan.
Aksi di Pantai Kelan dan Kedonganan menjadi simbol bahwa kolaborasi pemerintah dan generasi muda dapat berjalan selaras dalam menjaga bumi pertiwi, dimulai dari langkah sederhana membersihkan pesisir.





