
JAKARTA, wartametropolitan.com – Setiap tahun perdebatan yang sama muncul, apakah dingin yang menyebabkan flu? Banyak orang percaya bahwa keluar rumah tanpa mantel dapat membuat Anda sakit, tetapi yang lain menganggapnya sebagai mitos.
Nah, di balik pernyataan ini ada jawaban ilmiah, yang jelas; dingin itu sendiri tidak membuat Anda sakit, pelaku sebenarnya adalah virus dan bakteri. Namun, ada “tetapi” pada fakta ini. Dan itu bukan berarti suhu rendah tidak ada hubungannya dengan hal tersebut.
Bahkan, suhu rendah menciptakan skenario sempurna bagi penularan untuk meningkat pesat, karena daya tahan tubuh agak menurun, udara lebih kering, selaput lendir teriritasi, dan banyak orang berkerumun di ruang tertutup. Campuran yang memfasilitasi masuk dan penularan patogen.
Mengapa Cuaca Dingin Membuat Kita Sakit?
Salah satu efek yang paling banyak didokumentasikan adalah suhu dingin dapat menyebabkan sel-sel kekebalan tubuh kita berfungsi kurang efektif. Ketika tubuh mendingin, sebagian energi digunakan untuk mempertahankan suhu internal dan beberapa pertahanan menjadi lebih lambat. Ini tidak menyebabkan infeksi, tetapi membuat kita lebih rentan terhadap virus yang beredar di musim dingin.
Selain itu, ada peran udara dingin dan kering, yang sangat khas pada bulan-bulan dingin. Selaput lendir hidung, penghalang alami yang menjebak dan menetralkan kuman, mudah mengering. Ketika teriritasi atau pecah-pecah, kulit menjadi kurang efektif dan virus memiliki kebebasan untuk masuk. Perilaku sosial juga memainkan peran penting.
Di musim dingin, kita menghabiskan lebih banyak waktu di dalam ruangan, dengan jendela tertutup dan ventilasi yang kurang. Artinya, lebih banyak orang menghirup udara yang sama, kondisi yang sempurna bagi virus untuk menemukan inang baru dengan cepat.
Bahkan, telah diamati bahwa beberapa virus, seperti influenza, bertahan lebih baik dan lebih mudah menular di lingkungan yang dingin dan kering. Inilah sebabnya mengapa musim dingin bertepatan dengan puncak pilek, flu, dan infeksi pernapasan lainnya, karena lebih banyak virus yang beredar dan tubuh kita lebih terpapar.
Cara Melindungi Diri dari Virus
Menjaga tubuh tetap hangat di musim dingin itu penting, tetapi terutama untuk kenyamanan dan untuk mencegah sistem kekebalan tubuh melemah. Namun, pakaian hangat tidak bertindak sebagai perisai terhadap virus. Perlindungan sebenarnya terletak pada kebiasaan.
Garis pertahanan pertama tetaplah kebersihan. Tindakan seperti sering mencuci tangan, menghindari menyentuh wajah, dan mengambil tindakan pencegahan di tempat ramai dapat menjadi metode pencegahan yang sangat baik. Ventilasi ruangan, kantor, dan ruang kelas juga penting, bahkan di musim dingin.
Pola makan dan hidrasi memainkan peran kunci dalam menjaga selaput lendir tetap terhidrasi, dan mengonsumsi makanan yang kaya vitamin membantu sistem kekebalan tubuh berfungsi dengan baik.





