JAKARTA, wartametropolitan.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan pembongkaran tiang monorel terbengkalai di sepanjang Jalan HR Rasuna Said akan diiringi dengan penataan kawasan secara menyeluruh. Proyek ini telah disiapkan dengan total anggaran mencapai Rp100 miliar.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan, dana tersebut tidak difokuskan semata untuk membongkar struktur monorel yang mangkrak, juga untuk memperbaiki kualitas jalan dan fasilitas pendukung bagi masyarakat.

“Rp100 miliar yang dikeluarkan itu bukan hanya untuk membongkar, tetapi untuk membuat jalan, trotoar, merapikan dan sebagainya. Biaya keseluruhan untuk memperbaiki Jalan Rasuna Said itu angkanya Rp100 Miliar,” kata Pramono.

Dijelaskannya lebih lanjut bahwa anggaran untuk biaya teknis pembongkaran tiang monorel sendiri tidak membutuhkan biaya yang besar.

“Jadi bukan hanya bongkar, kalau bongkar kecil bangetlah,” ujarnya.

Pembongkaran tiang monorel, kata Pramono, dijadwalkan mulai dilaksanakan pada pekan depan. Rencananya, orang nomor di Jakarta saat ini akan mengundang mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso, dalam acara pembongkaran tiang monorel tersebut.

“Maka nanti, pekan depan ini saya akan undang Bang Yos untuk hadir supaya (tiang) monorel itu kita bersihkan, jalannya kita rapikan,” ucap Pramono.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *