
JAKARTA, WartaMetropolitan.com –Jodie Foster memiliki perspektif tentang kehidupan dan pekerjaan saat usainya menginjak usia 60 tahun dan semuanya berubah.
Dengan kesuksesan awal kariernya, Foster mengatakan dia merasa tidak dapat memenuhi potensinya sendiri di usia 50-an. Namun ketika menginjak usia 60, dia merasa berbeda.
“Rasanya seperti sebuah lampu menyala di kepala saya,” kata Jodie Foster.
Jodie Foster mengatakan dia tidak pernah merasa lebih tenang daripada di usia 60-an. Dalam sebuah wawancara dengan AARP, sang aktris berbicara tentang kariernya dan rintangan yang dihadapinya di usia 50-an.
“Usia 50-an saya berat,” ujar Foster, yang kini berusia 63 tahun. “Saya merasa gagal. Saya terus berpikir bahwa saya seharusnya melakukan sesuatu yang berarti, tetapi saya tidak melakukannya. Saya merasa tidak mampu memenuhi potensi saya sendiri — seperti tidak mampu bersaing dengan diri saya yang lebih muda,” ujar dia lagi.
Foster memulai kariernya sebagai aktris cilik dan mendapatkan peran terobosannya dalam “Taxi Driver” karya Martin Scorsese pada usia 12 tahun, yang membuatnya mendapatkan nominasi Oscar pertamanya.
Dia kemudian memenangkan dua Academy Awards sebelum menginjak usia 30 tahun, untuk “The Accused” dan “The Silence of the Lambs.”
Di usia 50-an, Foster memperluas kariernya di balik kamera, menyutradarai beberapa episode “House of Cards,” “Orange Is the New Black,” dan “Black Mirror.”
Dia juga memenangkan Golden Globe untuk perannya dalam film “The Mauritanian” yang dirilis tahun 2021.
Meskipun merasa belum mampu menyamai dirinya yang lebih muda, Foster mengatakan perspektifnya berubah ketika memasuki dekade berikutnya.
“Saya berusia 60 tahun dan rasanya seperti ada lampu yang menyala di kepala saya. Semuanya berubah. Saya seperti, ‘Ya, saya tidak peduli. Saya tidak lagi tersiksa oleh semua ini. Saya tidak tahu mengapa saya tampak begitu peduli,” tuturnya.
Berbicara kepada aktor Greta Lee untuk majalah Interview pada 2023, Foster mengatakan dia mengalami perubahan serupa pada usia 30 tahun dan di hari dia berusia 60 tahun.
“Saya seperti, ‘Apakah saya akan pernah melakukan sesuatu yang berarti lagi? Apakah hanya ini saja?'” Dan ada fase canggung di mana semua orang yang berusia akhir empat puluhan atau lima puluhan sangat sibuk menjadi gemuk dan menyemprotkan kotoran ke wajah mereka. Saya tidak menginginkan kehidupan seperti itu, tetapi saya juga tahu bahwa saya tidak bisa bersaing dengan diri saya yang dulu,” kata Foster.
Ketika berusia 60 tahun, dia mulai memikirkan pekerjaan dengan “sikap yang berbeda” dan melepaskan tekanan dari dirinya sendiri.
“Tentang benar-benar menikmati mendukung orang lain dan berkata pada diri sendiri, ‘Ini bukan waktuku. Aku punya waktuku. Ini waktu mereka, dan aku bisa berpartisipasi di dalamnya dengan memberi mereka kebijaksanaan apa pun yang kumiliki,'” ujar Foster.
Namun, Foster bukan satu-satunya selebritas wanita yang berbicara tentang penuaan. Pada awal November, Michelle Obama mengatakan bahwa berusia 60-an telah membuatnya semakin “sadar” tentang bagaimana dia menghabiskan waktu.
“Jika saya beruntung, saya hidup sampai 90 tahun dan itu berarti 30 musim panas yang menyenangkan,” katanya.
Saat tampil di podcast “The Look” pada pertengahan November lalu, Jane Fonda mengatakan usia 60 tahun membantunya menyadari bahwa dia takut mati dengan penyesalan.
“Itu adalah kesadaran penting bagi saya, karena jika Anda tidak ingin mati dengan penyesalan, maka Anda harus menjalani bagian terakhir hidup Anda sedemikian rupa sehingga tidak akan ada penyesalan,” kata Fonda.





