
JAKARTA, wartametropolitan.com – Menjelang perilisan album terbaru bertajuk DEADLINE, grup K-pop BLACKPINK justru diterpa kontroversi. Hanya sehari sebelum comeback resmi, pengumuman terbaru dari manajemen memicu gelombang kritik dan kekecewaan dari sebagian penggemar.
Isu ini mencuat setelah diumumkan rencana pesta album DEADLINE. Namun, berbeda dari praktik umum di industri K-pop, para anggota BLACKPINK dikabarkan tidak akan hadir maupun ikut mendengarkan bersama penggemar dalam acara tersebut.
Pengumuman itu langsung memantik reaksi keras di media sosial. Sejumlah netizen menilai langkah tersebut sebagai bentuk minimnya interaksi dengan penggemar, bahkan menuding grup beranggotakan Jisoo, Jennie, Rosé, dan Lisa itu kurang menunjukkan apresiasi kepada basis penggemar yang telah lama menanti comeback.
Padahal, comeback ini disebut-sebut sebagai salah satu momen yang paling dinantikan setelah penantian panjang. Banyak penggemar sebelumnya menyambut antusias kabar perilisan DEADLINE. Namun, situasi berubah ketika detail promosi dinilai tidak seintens grup K-pop lain pada umumnya.
Selain absennya anggota dalam pesta mendengarkan, rumor yang beredar juga menyebutkan bahwa salah satu personel, Jisoo, akan menghadiri agenda Fashion Week di waktu yang berdekatan dengan periode promosi album. Spekulasi tersebut semakin memperkuat persepsi sebagian netizen bahwa fokus promosi comeback dinilai kurang maksimal.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan tambahan dari pihak manajemen terkait kritik yang berkembang. Sementara itu, perdebatan di kalangan penggemar masih berlangsung, di tengah euforia dan ekspektasi tinggi terhadap perilisan DEADLINE.
Comeback BLACKPINK kali ini memperlihatkan dinamika unik antara strategi promosi, ekspektasi penggemar, dan citra grup global yang telah lama mendominasi industri musik internasional.





