
JAKARTA, wartametropolitan.com – Kabar kepergian Heeseung dari grup K-Pop ENHYPEN mengejutkan banyak penggemar. Kondisi ini memicu diskusi luas di media sosial.
Keputusan Heeseung keluar dari ENHYPEN ini memunculkan spekulasi mengenai tren keluarnya anggota dari berbagai grup idola generasi keempat.
Perbincangan itu muncul setelah sejumlah warganet mengamati bahwa beberapa grup K-Pop dalam beberapa tahun terakhir kehilangan anggota mereka. Banyak penggemar kemudian mencoba mengaitkan fenomena tersebut dengan perusahaan agensi maupun konsep pembentukan grup melalui acara survival.
Sebagian netizen menyoroti bahwa beberapa kasus keluarnya anggota terjadi pada grup yang berada di bawah naungan agensi yang sama.
“Ada sesuatu yang mencurigakan terjadi di Hybe, cara mereka mengeluarkan Garam, masalah dengan NJ, sekarang dia pergi tiba-tiba setelah comeback diumumkan dan ketika grupnya sedang cukup sukses.”
Diskusi lain juga mengangkat data mengenai sejumlah idol yang meninggalkan grup mereka dalam beberapa tahun terakhir, mulai dari Garam yang keluar dari Le Sserafim pada 2022 hingga Danielle yang meninggalkan NewJeans pada 2025.
“2023: Youngseo meninggalkan Fadllit
2024: Fromis meninggalkan Hybe
2025: Danielle meninggalkan Newjeans
2026: Heeseung meninggalkan Enhypen
Astaga, apa yang sebenarnya terjadi di Hybe…”
Selain membahas agensi, warganet juga mengaitkan fenomena ini dengan kondisi grup K-Pop generasi keempat yang dinilai kerap mengalami perubahan anggota.
Beberapa penggemar bahkan menyebut fenomena tersebut sebagai semacam “kutukan” bagi grup generasi keempat karena banyak grup besar yang kehilangan setidaknya satu anggota.
“Generasi ke-4 pasti terkutuk karena mengapa semua grup besar kehilangan setidaknya satu anggota,” tulis netizen.
Perbincangan juga meluas ke grup yang dibentuk melalui acara survival show. Sebuah unggahan yang viral menyebut bahwa Heeseung dan mantan anggota Kep1er, Youngeun, sama-sama berada di peringkat kelima dalam acara survival yang melahirkan grup mereka.
Unggahan tersebut menyebut bahwa keduanya meninggalkan grup masing-masing pada bulan yang sama.
“keduanya menempati peringkat ke-5 secara keseluruhan di acara survival. keduanya meninggalkan grup masing-masing karena alasan yang berbeda. Bulan Maret baru saja dimulai…..apa yang terjadi…,” tulis netizen.
Selain ENHYPEN dan Kep1er, beberapa grup lain yang juga terbentuk melalui acara survival disebut mengalami hal serupa, seperti ZEROBASEONE dan izna.
Sejumlah penggemar menilai bulan Maret 2026 menjadi periode yang cukup mengejutkan bagi komunitas penggemar K-Pop karena banyak perubahan yang terjadi dalam waktu hampir bersamaan.
Sebagian warganet bahkan menyebut fenomena ini sebagai “kutukan” bagi grup proyek atau grup yang lahir dari program survival.
“Sumpah, grup proyek punya semacam kutukan karena:
Kep1er: 9 > 6
ZB1: 9 > 5
Izna: 7 > 6
Enhypen: 7 > 6,” tulis netizen.
Hingga kini belum ada penjelasan resmi lebih lanjut terkait alasan kepergian Heeseung dari ENHYPEN. Namun kabar tersebut sudah memicu berbagai spekulasi di kalangan penggemar serta memperkuat perbincangan tentang dinamika yang terjadi dalam industri K-Pop, khususnya pada grup generasi terbaru.





