JAKARTA, wartametropolitan.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menggulirkan wacana pembangunan monorel sebagai bagian dari pembenahan sistem transportasi publik. Kali ini, rute monorel direncanakan menjangkau kawasan Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan hingga diteruskan ke Setu Babakan.

Rencana tersebut disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno. Tujuannya sebagai opsi meningkatkan akses angkutan umum menuju destinasi wisata favorit warga Ibu Kota. Pembangunan monorel diproyeksikan menjadi sarana transportasi alternatif bagi masyarakat yang hendak berkunjung ke Ragunan.

Dijelaskannya, monorel dirancang untuk mempermudah mobilitas pengunjung sekaligus mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi. Skema ini diharapkan dapat menekan kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi di sekitar kawasan Ragunan, terutama saat akhir pekan dan musim liburan.

“Ada rencana Ragunan itu kita akan bikin semacam kereta monorel,” kata Rano.

Selain mengatasi persoalan kemacetan, menurut Rano, kehadiran monorel juga akan berdampak mengurangi polusi.

Tidak saja pembangunan monorel, Rano juga mengungkap rencana pemanfaatan Bumi Perkemahan Pramuka Ragunan sebagai area parkir. Sehingga, masyarakat yang akan berkunjung menggunakan kendaraan pribadi bisa memanfaatkan area parkir itu dan selanjutnya menggunakan monorel menuju TMR.

Nantinya, monorel yang dibangun itu akan diteruskan hingga ke kawasan Setu Babakan. Menurut Rano, pembangunan monorail itu juga tidak akan berdampak negatif terhadap satwa yang ada di TMR.

“Nanti orang-orang kalau mau ke Ragunan naik monorel. Karena selain tidak ada emisi, juga tidak mengganggu hewan-hewan yang ada,” ucap dia.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *