
JAKARTA, wartametropolitan.com – Momentum mudik Lebaran selalu menjadi tradisi tahunan yang dinanti masyarakat Indonesia. Namun, tingginya mobilitas dan kepadatan lalu lintas kerap menghadirkan tantangan, mulai dari kelelahan, kemacetan, hingga risiko keselamatan selama perjalanan.
Agar perjalanan tetap aman dan nyaman, perencanaan menjadi kunci utama. Penentuan waktu keberangkatan, pemilihan jalur alternatif, serta pemantauan kondisi lalu lintas terkini menjadi langkah penting yang perlu dilakukan pemudik sebelum berangkat.
Dalam mendukung kelancaran mudik, PT Surveyor Indonesia (Persero) yang terus berperan aktif dalam memastikan kelancaran dan keamanan fasilitas yang digunakan masyarakat selama periode Mudik Lebaran 2026. Melalui berbagai layanan assurance dan verifikasi independen, Surveyor Indonesia memastikan berbagai sektor vital—mulai transportasi, telekomunikasi, hingga jaminan produk halal—dapat beroperasi secara optimal guna mendukung mobilitas dan kenyamanan masyarakat selama musim mudik.
Sebagai bagian dari dukungan terhadap sektor transportasi nasional, Surveyor Indonesia memastikan kelaikan kualitas dan keamanan gerbong kereta New Generation melalui pengawasan proses manufaktur. Gerbong-gerbong tersebut telah dirangkai menjadi 10 trainset yang kini beroperasi di sepanjang jalur perkeretaapian Pulau Jawa dan siap melayani masyarakat selama periode mudik Lebaran. Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan setiap rangkaian kereta memenuhi standar kualitas, keselamatan, dan kenyamanan yang ditetapkan.
Selain transportasi antarkota, juga memastikan kelancaran mobilitas masyarakat di dalam kota melalui layanan Buy The Services (BTS), standar layanan bus kota agar tetap aman, nyaman, dan andal bagi masyarakat yang melakukan aktivitas di daerah asal selama masa mudik. Saat ini, Surveyor Indonesia hadir di 10 kota di Indonesia, yaitu Depok, Surakarta, Bandung, Medan, Surabaya, Palembang, Banjarmasin, Banyumas, Balikpapan, dan Manado, dengan pengawasan terhadap 38 koridor layanan bus di berbagai kota tersebut.
Selain sektor transportasi massal, Surveyor juga berperan dalam memastikan kualitas dan kepatuhan industri manufaktur kendaraan bermotor, termasuk mobil pribadi, kendaraan Low Cost Green Car (LCGC), serta kendaraan listrik yang diproduksi di Indonesia. Melalui layanan verifikasi dan inspeksi independen terhadap proses produksi dan pemenuhan standar industri, Surveyor Indonesia membantu memastikan kendaraan yang beredar di pasar memiliki tingkat keselamatan, kualitas, dan keandalan yang terjaga. Peran ini menjadi semakin relevan menjelang periode libur Lebaran, ketika mobil pribadi menjadi salah satu moda transportasi utama masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik jarak jauh ke berbagai daerah di Indonesia.
Di sisi infrastruktur digital, memastikan keandalan jaringan telekomunikasi yang mendukung layanan publik penting bagi masyarakat. Hal ini dilakukan melalui pemastian operasional Satelit SATRIA-1, yang menyediakan akses internet di 30.017 titik layanan publik di seluruh Indonesia, termasuk fasilitas kesehatan dan layanan pemerintah daerah. Dengan dukungan konektivitas ini, masyarakat tetap dapat mengakses layanan publik secara optimal selama periode mudik dan libur Lebaran.
Demikian dalam produk makanan saat merayakan Lebaran di kampung halaman melalui perannya sebagai Lembaga Pemeriksa Halal Utama. Hingga saat ini, Surveyor Indonesia telah melakukan proses pemeriksaan halal terhadap 4.575 pelaku usaha, baik di dalam negeri maupun luar negeri, guna memastikan produk yang beredar memenuhi standar kehalalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Direktur Utama PT Surveyor Indonesia (Persero) Fajar Wibhiyadi mengatakan peran perusahaan sebagai Guardian of Assurance menjadi bagian penting dalam memastikan berbagai layanan publik tetap berjalan optimal selama momentum mudik Lebaran.
“Momentum mudik Lebaran merupakan salah satu mobilitas masyarakat terbesar di Indonesia. Oleh karena itu, Surveyor Indonesia berkomitmen memastikan berbagai infrastruktur dan layanan publik yang digunakan masyarakat—mulai dari transportasi, konektivitas digital, hingga jaminan produk halal—memenuhi standar kualitas, keamanan, dan keandalan. Kami ingin memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman, nyaman, serta menikmati momen kebersamaan Idulfitri dengan tenang,” kata Fajar.





