
JAKARTA, wartametropolitan.com – Perusahaan teknologi asal Korea Selatan, Samsung resmi menghadirkan pembaruan besar pada asisten virtual Bixby melalui sistem operasi One UI 8.5. Peluncuran ini dilakukan menjelang agenda Galaxy Unpacked yang akan menjadi panggung debut seri Galaxy S26.
Langkah tersebut menjadi strategi Samsung untuk memperkuat posisi Bixby di tengah persaingan ketat asisten kecerdasan buatan seperti yang dikembangkan OpenAI dan Google.
Hadir Bersama Galaxy S26
Bixby versi terbaru ini dijadwalkan meluncur bersamaan dengan seri Galaxy S26. Sementara, perangkat Galaxy generasi sebelumnya akan memperoleh fitur tersebut melalui pembaruan perangkat lunak manual.
Momentum pembaruan ini bertepatan dengan tingginya ekspektasi publik terhadap Galaxy S26 dalam ajang Galaxy Unpacked mendatang.
Mengandalkan Bahasa Alami
Melalui One UI 8.5, Bixby kini dibekali kemampuan pemrosesan bahasa alami yang lebih canggih. Pengguna dapat memberikan perintah atau menanyakan fungsi perangkat dengan kalimat percakapan sehari-hari tanpa harus menghafal nama menu atau pengaturan tertentu.
Dalam siaran persnya, Samsung menyebut peningkatan ini memungkinkan pengguna mengutarakan kebutuhan mereka secara fleksibel dan langsung diarahkan ke pengaturan atau tindakan yang relevan.
“Pengguna tidak perlu lagi menghafal perintah khusus atau menavigasi menu yang kompleks,” kata Samsung.
Dengan pembaruan ini, Bixby mampu menafsirkan permintaan kontekstual. Misalnya, saat pengguna menanyakan cara mengurangi kelelahan mata, sistem otomatis mengaktifkan fitur Eye Comfort Shield. Begitu pula ketika layar tetap menyala di dalam saku, Bixby akan mengarahkan ke pengaturan Accidental Touch Protection.
Tak hanya itu, pengguna juga bisa membuat rutinitas otomatis melalui perintah suara, seperti meredupkan layar pada pukul 21.00, dan sistem akan mengaturnya secara otomatis.
Selama beberapa tahun terakhir, Bixby kerap mendapat kritik karena dinilai kurang kompetitif dibandingkan asisten AI lain. Pembaruan melalui One UI 8.5 ini menjadi respons Samsung untuk meningkatkan kapabilitas asisten digitalnya agar lebih adaptif dan berbasis pemahaman bahasa alami.
Dengan integrasi mendalam di tingkat perangkat, Samsung berharap Bixby dapat bertransformasi menjadi asisten AI yang lebih mumpuni, sekaligus memperkuat ekosistem Galaxy di tengah persaingan global teknologi kecerdasan buatan.





