JAKARTA, wartametropolitan.com – Prodia mengajak masyarakat untuk peduli pada kesehatan ginjal, di mana PT Prodia Widyahusada Tbk menggelar seminar kesehatan bertema “Hidup Optimal dengan Ginjal Sehat: Strategi Medis, Gaya Hidup, dan Pemantauan Jangka Panjang” di momen World Kidney Day 2026 di Hotel Aryaduta Menteng pada akhir pekan lalu.

Acara yang diikuti sekira 50 peserta dari lima komunitas kesehatan ginjal yang menjadi mitra Prodia ini sebagai bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat terkait pentingnya menjaga fungsi ginjal.

Melalui kegiatan tersebut, Prodia juga memperkuat kolaborasi dengan berbagai komunitas pasien serta pemerhati kesehatan ginjal guna mendorong kesadaran masyarakat terhadap penyakit ginjal dan pentingnya deteksi dini.

Acara edukatif tersebut menghadirkan dua narasumber, yakni dokter spesialis penyakit dalam konsultan ginjal Lydia Dorothea Simatupang serta Product Specialist Prodia Bena Zaira.

Dalam pemaparannya, Lydia menjelaskan bahwa transplantasi ginjal menjadi salah satu pilihan terapi pengganti ginjal bagi pasien yang mengalami gagal ginjal kronis stadium akhir. Ia menekankan bahwa keberhasilan prosedur tersebut sangat dipengaruhi oleh pengelolaan kesehatan jangka panjang.

Dokter Lydia menerangkan bahwa keberhasilan transplantasi tidak hanya bergantung pada tindakan medis, tetapi juga pada kepatuhan pasien terhadap terapi serta pemantauan kesehatan yang berkelanjutan. Pengendalian faktor risiko seperti hipertensi dan diabetes, serta penerapan pola hidup sehat dinilai berperan penting dalam menjaga fungsi ginjal setelah transplantasi.

Ia juga menyoroti pentingnya dukungan tim medis multidisiplin serta keterlibatan aktif pasien dan keluarga dalam menjalani proses pemulihan dan menjaga kesehatan ginjal dalam jangka panjang.

Sementara itu, Bena Zaira menekankan bahwa pemeriksaan laboratorium memiliki peran penting dalam memantau kondisi kesehatan ginjal secara menyeluruh.

“Pemantauan laboratorium secara berkala memungkinkan tenaga medis untuk mengevaluasi kondisi pasien secara lebih komprehensif dan menyesuaikan terapi yang diberikan agar fungsi ginjal tetap optimal,” jelas Bena.

Dalam kesempatan tersebut, Prodia juga memberikan sertifikat penghargaan kepada sejumlah komunitas kesehatan ginjal yang selama ini berperan aktif sebagai mitra dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan ginjal sejak dini.

Selain kegiatan seminar, Prodia turut menghadirkan program pemeriksaan kesehatan ginjal bertajuk ProHealthy Kidney sepanjang Maret 2026. Program ini menawarkan paket pemeriksaan komprehensif dengan harga khusus yang mencakup berbagai parameter penting, seperti pemeriksaan kreatinin, Cystatin-C, rasio albumin-kreatinin urin, hingga profil lipid dan biomarker tambahan.

Melalui rangkaian edukasi serta program pemeriksaan tersebut, Prodia berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan ginjal sejak dini, terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko seperti konsumsi gula berlebih, hipertensi, diabetes, maupun gaya hidup kurang sehat.

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan ginjal, diharapkan langkah pencegahan dan deteksi dini dapat dilakukan secara lebih optimal sehingga kualitas hidup masyarakat tetap terjaga.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *