JAKARTA, wartametropolitan.com – Netflix mengonfirmasi langkah strategis terbarunya dengan menghadirkan tampilan video vertikal dalam pembaruan aplikasi seluler yang dijadwalkan rilis penuh pada akhir 2026.

Inovasi ini menandai upaya raksasa streaming tersebut untuk menyesuaikan diri dengan tren konten berdurasi pendek yang populer di platform media sosial.

Masuknya format video vertikal dinilai sebagai bentuk adaptasi Netflix terhadap perubahan perilaku penonton, sekaligus memperluas cara pengguna menemukan konten di dalam aplikasi. Fitur ini sebelumnya telah melalui tahap uji coba selama beberapa bulan.

Pada tahap awal, tampilan vertikal tersebut akan difokuskan pada konten orisinal Netflix. Selanjutnya, perusahaan berencana memperluas fungsi fitur itu dengan menyertakan klip promosi untuk konten terbaru, termasuk format baru seperti podcast video yang mulai diluncurkan di platform.

Co-CEO Netflix Greg Peters menyampaikan bahwa pengembangan fitur ini masih akan terus berkembang seiring bertambahnya ragam konten di dalam ekosistem Netflix.

“Anda dapat membayangkan kami menghadirkan lebih banyak klip berdasarkan jenis konten baru, seperti podcast video.”

Menurut Peters, tampilan video vertikal merupakan bagian dari desain ulang antarmuka seluler yang lebih besar. Pembaruan ini ditujukan untuk menopang ekspansi bisnis Netflix dalam jangka panjang dan meningkatkan pengalaman pengguna di perangkat mobile.

Perubahan strategi ini juga dipengaruhi oleh meningkatnya persaingan di industri hiburan digital. Netflix menilai batas antara layanan streaming dan media sosial kian menipis, sehingga dibutuhkan pendekatan baru untuk mempertahankan perhatian audiens.

Salah satu Co-CEO Netflix, Ted Sarandos, menyoroti ketatnya persaingan tersebut dengan menyebut kehadiran berbagai pemain besar di ranah digital.

“Kita memiliki dunia media yang jauh lebih kompetitif. Kita memiliki raksasa teknologi yang berorientasi pada penghargaan. Kita memiliki pemain media sosial seperti Instagram.”

Langkah inovatif ini muncul di tengah kinerja keuangan Netflix yang solid. Sepanjang 2025, perusahaan mencatatkan pendapatan sebesar 45,2 miliar dolar AS dan berhasil meningkatkan jumlah pelanggan global hingga mencapai 325 juta pengguna.

Dengan desain ulang aplikasi dan adopsi video vertikal, Netflix berupaya memperkuat posisinya di tengah perubahan lanskap konsumsi konten digital, sekaligus menjawab tantangan dari platform media sosial yang semakin agresif menarik perhatian penonton.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *