JAKARTA, wartametropolitan.com – Fortnite akhirnya kembali tersedia di Apple App Store setelah sempat dihapus sejak 2020 akibat konflik panjang antara Epic Games dan Apple.

Kabar tersebut diumumkan langsung oleh Epic Games pada Selasa, 19 Mei 2026. Pengembang game populer itu menyatakan Fortnite kini sudah kembali hadir di App Store secara global.

Sebelumnya, Fortnite dikeluarkan dari App Store Apple dan Google Play Store pada 2020 setelah Epic Games mencoba menghindari sistem pembayaran resmi milik kedua platform tersebut.

Langkah itu memicu pertarungan hukum besar antara Epic Games dengan Apple maupun Google terkait biaya komisi yang dikenakan kepada pengembang aplikasi.

Melalui unggahan di media sosial X, Epic Games mengungkapkan optimismenya dalam menghadapi perseteruan hukum dengan Apple.

“Fortnite kembali ke App Store di seluruh dunia,” tulis perusahaan tersebut.

Epic juga menilai biaya tambahan yang diterapkan Apple akan semakin mendapat tekanan dari berbagai negara.

“Kami yakin bahwa setelah Apple dipaksa untuk menunjukkan biayanya, pemerintah di seluruh dunia tidak akan membiarkan biaya tambahan Apple tetap berlaku,” tambahnya.

Kembalinya Fortnite ke App Store Amerika Serikat sebenarnya telah dimulai sejak tahun lalu setelah Epic memperoleh kemenangan awal dalam proses pengadilan.

Game tersebut juga sempat kembali hadir di toko aplikasi Google setelah Epic mencapai kesepakatan dengan perusahaan teknologi itu.

CEO Epic Games, Tim Sweeney, menyebut momen ini sebagai awal berakhirnya dominasi biaya tambahan Apple terhadap pengembang aplikasi.

“Kami melihat ini sebagai awal dari akhir Pajak Apple di seluruh dunia,” tulis kepala Epic, Tim Sweeney, di X.

Meski kembali tersedia secara global, Fortnite diketahui masih belum dapat diunduh di Australia. Padahal sebelumnya Epic sempat memenangkan gugatan hukum di negara tersebut terkait dugaan penyalahgunaan posisi pasar oleh Apple dan Google.

Di sisi lain, Epic Games juga tengah menghadapi tantangan internal. Pada Maret lalu, perusahaan itu mengumumkan pemutusan hubungan kerja terhadap lebih dari 1.000 karyawan.

Keputusan tersebut disebut berkaitan dengan penurunan popularitas Fortnite serta dampak finansial dari berbagai proses hukum yang masih berlangsung.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *