JAKARTA, wartametropolitan.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengambil langkah cepat menyikapi meningkatnya jumlah jalan rusak dan berlubang akibat curah hujan tinggi. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan Dinas Bina Marga agar segera melakukan perbaikan tanpa menunggu musim hujan berakhir.

Instruksi tersebut menyusul bertambahnya titik kerusakan jalan yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan di berbagai wilayah Jakarta. Pramono menegaskan, penanganan tidak bisa ditunda meski kondisi cuaca belum sepenuhnya mendukung.

“Karena kondisi curah hujan yang masih tinggi, yang awalnya pembangunan jalan itu menunggu sampai dengan curah hujan yang berkurang, tetapi tadi diputuskan akhirnya karena beberapa jalan sudah mulai berlubang, perlu penanganan,” ujar Pramono usai rapat terbatas di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (29/1).

Pemprov DKI memastikan perbaikan tidak hanya difokuskan pada jalan protokol, tetapi juga menyasar seluruh ruas jalan yang menjadi kewenangan provinsi, termasuk kawasan yang kerap tergenang banjir. Langkah ini dilakukan agar aktivitas masyarakat tetap berjalan aman.

“Sehingga Dinas Bina Marga disetujui untuk segera melakukan penanganan menambal ataupun membuat memperbaiki jalan-jalan yang ada di Jakarta,” kata Pramono.

Selain penanganan darurat, Pramono juga meminta agar perawatan jalan dilakukan secara berkala. Selama proses perbaikan sementara berlangsung, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara di tengah kondisi cuaca ekstrem.

“Pemerintah Jakarta berkali-kali juga sudah menyampaikan untuk semuanya berhati-hati. Karena memang harus diakui karena curah hujan yang sangat tinggi sekarang ini memang ada beberapa tempat berlubang,” kata dia.

Dalam rapat tersebut, Pramono turut memutuskan penambahan personel Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan (PJLP) di lingkungan Dinas Bina Marga. Penambahan ini dinilai penting mengingat keterbatasan tenaga akibat banyaknya personel yang memasuki masa pensiun.

“Secara khusus kami tadi juga memutuskan PJLP di Bina Marga yang berjumlah 1.400 memang dirasakan kurang karena banyak yang pensiun,” ujar Pramono.

“Saya dan Pak Wagub menyetujui untuk ditambah. Kuotanya berapa nanti akan dihitung dan diputuskan oleh Bina Marga bersama Asisten Pembangunan dan Pak Sekda,” tutur dia lagi.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta, Heru Suwondo, menjelaskan bahwa perbaikan jalan selama musim hujan bersifat sementara. Penanganan permanen baru akan dilakukan setelah kondisi cuaca membaik.

“Tentunya jalan rusak itu saat ini kami tangani sementara. Nanti begitu cuaca membaik akan kami lakukan dengan penanganan permanen,” ucap Heru.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *