JAKARTA, wartametropolitan.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mematangkan persiapan Perayaan Imlek Nasional 2026 yang diproyeksikan menjadi ajang strategis untuk memperkuat citra Jakarta sebagai destinasi wisata budaya dan ekonomi kreatif. Berbagai langkah koordinasi lintas sektor dilakukan guna memastikan perhelatan berskala nasional tersebut berjalan optimal.

Persiapan tersebut dibahas dalam rapat lanjutan yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta bersama Panitia Nasional Imlek 2026 dan Staf Khusus Bidang Penguatan Ekosistem Ekonomi Kreatif di Balai Kota Jakarta, Senin (2/2). Rapat ini menjadi tindak lanjut dari pertemuan tingkat pimpinan yang sebelumnya dipimpin Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

Kepala Bappeda DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania menjelaskan, pembahasan kali ini difokuskan pada aspek teknis, terutama dalam memastikan dukungan pemerintah daerah selaras dengan konsep besar perayaan Imlek Nasional 2026.

“Atas arahan pimpinan, kick off untuk high level meeting sudah dilakukan. Rapat hari ini lebih bersifat teknis untuk memastikan seluruh bentuk dukungan dan kolaborasi dapat berjalan selaras,” ujar Atika.

Sebagai tuan rumah, Jakarta menyiapkan dukungan publikasi untuk menggaungkan perayaan tersebut kepada masyarakat luas dan wisatawan. Berbagai media luar ruang, termasuk layar LED di sejumlah titik strategis ibu kota, telah dimanfaatkan untuk membangun kesadaran publik terhadap Imlek Nasional 2026.

“Publikasi tidak hanya menampilkan logo, tetapi juga materi yang membangun awareness terhadap penyelenggaraan Imlek Nasional 2026. Ke depan, kami masih menunggu arahan lebih lanjut terkait pemanfaatan branding dan turunannya agar publikasi dapat lebih optimal,” jelasnya.

Selain promosi visual, penguatan sektor pariwisata juga dilakukan melalui rangkaian kegiatan pendukung yang disiapkan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta. Kegiatan tersebut dikemas dalam tagar #ImlekdiJakarta dan dijadwalkan mulai berlangsung pada 13 Februari 2026 sebagai bagian dari rangkaian menuju puncak perayaan nasional.

Langkah ini diharapkan mampu menghadirkan atraksi wisata tematik yang tidak hanya merayakan budaya, tetapi juga mendorong pergerakan wisatawan dan aktivitas ekonomi kreatif di Jakarta.

“Kami ingin memastikan seluruh rangkaian kegiatan di Jakarta tetap sejalan dengan agenda nasional. Sebagai tuan rumah, Jakarta diharapkan dapat menghadirkan berbagai atraksi yang membuat perayaan Imlek Nasional semakin bergema,” tandas Atika.

Dalam rapat tersebut, Bappeda DKI juga mendorong Panitia Nasional Imlek 2026 untuk memaparkan konsep utama acara Harmoni Imlek Nusantara secara lebih rinci. Hal ini dilakukan agar seluruh pemangku kepentingan memiliki pemahaman yang sama, baik dari sisi penyelenggaraan, promosi, maupun dukungan lintas sektor.

Melalui koordinasi yang intensif, Perayaan Imlek Nasional 2026 diharapkan tidak hanya berlangsung sukses, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi penguatan pariwisata dan pertumbuhan ekonomi kreatif, khususnya di Jakarta sebagai tuan rumah.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *