JAKARTA, wartametropolitan.com — Rencana konser grup K-pop papan atas BTS di Jakarta pada 26 dan 27 Desember mendatang menuai polemik.

Di tengah meningkatnya perselisihan antara netizen Korea dan Asia Tenggara, sebagian warganet menyerukan agar konser tersebut dibatalkan.

Grup yang berada di bawah naungan BigHit Music itu dijadwalkan tampil sebagai bagian dari tur dunia ARIRANG. Namun, ketegangan di media sosial membuat agenda tersebut menjadi bahan perdebatan lintas negara.

Sejumlah unggahan viral menyebut para anggota BTS menjadi sasaran serangan daring yang dinilai tidak adil. Bahkan, beberapa penggemar meminta agar Indonesia dilewati dalam rangkaian tur, dengan alasan keamanan dan kenyamanan para personel.

“Semoga Joon tidak mengunjungi Indonesia selama tur, penduduk lokal di negara itu sangat ris dan kar, mereka mungkin akan melukai dia secara fisik,” tulis netizen.

“Saya sangat berharap BTS membatalkan konser mereka di Indonesia karena sudah keterlaluan, mulai dari warga lokal pengangguran/penggemar K-pop yang melecehkan dan menargetkan mereka tanpa alasan hingga pemerintah mereka yang buruk ingin memanfaatkan mereka? Bebaskan mereka!” tulis netizen.

Nama RM atau Kim Nam-joon disebut menjadi salah satu yang paling terdampak dalam konflik daring tersebut. Dia dikabarkan menjadi target ujaran kebencian selama berbulan-bulan.

Seruan pembatalan itu langsung menuai reaksi dari ARMY Indonesia. Banyak penggemar di Tanah Air menilai tudingan tersebut tidak adil dan menegaskan bahwa komunitas lokal tidak dapat disamaratakan dengan segelintir akun anonim.

“Saya rasa ARMY Indonesia tidak bersalah atas hal itu??? Media AS telah bersikap rasis terhadap mereka selama bertahun-tahun dan saya tidak melihat orang meminta mereka untuk tidak melakukan tur di sana,” tulis netizen.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari manajemen terkait kemungkinan perubahan jadwal konser di Jakarta. Pihak agensi belum mengumumkan pembatalan maupun revisi tur.

Dengan jadwal konser yang semakin dekat, publik kini menanti sikap resmi dari pihak manajemen BTS terkait polemik yang berkembang di media sosial tersebut.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *