
TANGERANG, WartaMetropolitan.com – PT Jasa Global Binakarya (JGB) baru saja membuka kantor baru di Tangerang, tepatnya di Prominence Office Tower Lt. 27 Unit B & C, Alam Sutera. Sebelumnya di Soho Capital Lt. 39, Tanjung Duren, Grogol, Jakarta Barat.
Presiden Direktur PT. Jasa Global Binakarya Andy Liu bersyukur perusahaan konsultan investasi yang telah berdiri sejak 2019 ini memiliki kantor baru yang lebih strategis, yang berpotensi membuka ribuan lapangan pekerjaan.
Andy Liu mengatakan dalam enam tahun lini usahanya telah memiliki 12 pabrik padat karya (labor-intensive factory) yang sudah operasional maupun yang dalam proses pengembangan dimulai dari Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Dijelaskannya, 12 pabrik yang ada ini berpotensi membuka 150.000 lapangan pekerjaan, menumbuhkan sektor – sektor sentra perekonomian baru dan terus berkembang.
“Dari sisi sektor konsumsi, jika seorang karyawan membelanjakan uang dari gajinya sebesar 2 juta rupiah per bulan, maka kapitalisasi pasar dari total 150.000 tenaga kerja yang bekerja di 12 pabrik ini adalah sebesar Rp300 miliar setap bulannya atau Rp3,6 triliun setap tahunnya,” kata Andy Liu.
Menurutnya ini merupakan contoh konkret bagaimana sektor investasi dapat menumbuhkembangkan efek domino bagi sektor ekonomi yang lain, yang tidak hanya berpusat di kota – kota besar saja, namun terlebih di kawasan yang sebelumnya dianggap tidak produkif dan tidak berkontribusi terhadap serapan tenaga kerja.
“Semuanya 12 proyek. Ada sebagian satu pabrik udah ada 10.000 (karyawan). Jadi ada mungkin nantinya ke depannya 2-3 tahun ada yang 15.000, ada yang 25.000, bermacam-macam. Ya it depends skalanya. Tapi dari pengalaman saya, dari 12 proyek ini sekitar 150.000 karyawan. Nah bayangkan aja 150.000 karyawan, itu bisa menampung atau mencegah pengangguran itu,” tuturnya.
Ke depan, pihaknya berkomitmen selalu berusaha membawa investor – investor yang baru untuk berinvestasi ke daerah – daerah yang sangat memerlukan investasi yang padat karya atau yang bersifat padat teknologi yang tentunya akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia secara langsung maupun tidak langsung di tengah isu ekonomi global yang tidak menentu serta isu pemutusan hubungan kerja massal.
Andy Liu optimistis Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran akan dapat meyakinkan pada investor di luar negeri dengan sangat percaya diri bahwa para investor luar negeri berinvestasi di Indonesia adalah suatu keputusan yang tepat
dan potensial terus bertumbuh dan semakin kondusif di masa datang.
Pada kesempatan ini, PT. JGB juga menyelenggarakan seremoni pembukaan perusahaan baru bernama PT. Nusantara Kencana Prestige dengan lokasi kantor yang sama namun bergerak di sektor usaha pengembangan rumah rakyat bersubsidi inovatif dan rumah non-dinas anggota tentara serta Polri.
Presiden Direktur PT. Nusantara Kencana Prestige Sutrisno mengatakan kebutuhan rumah dari program pemerintah cukup besar. Itu sebab, pihaknya ada potensi besar didalamnya.
“Ditambah kita mendapatkan sumber bahan baru, material baru yang mungkin belum terlalu umum digunakan di Indonesia tapi ini akan cocok digunakan di Indonesia. Kenapa? Karena ini yang kita sebut bahan-bahan bangunan untuk rumah modular. Rumah modular artinya apa? Artinya rumah yang tadinya mungkin bisa dikerjakan dalam waktu katakanlah 3-4 bulan, ini mungkin dalam waktu seminggu sampai 10 hari sudah selesai. Karena rumahnya sudah dipersiapkan pemotongannya dan lain tinggal pasang aja. Dan mudah untuk dibawa-bawa,” ucap dia.





