
JAKARTA, wartametropolitan.com – Produk kecantikan yang memiliki lebih dari satu fungsi semakin digemari. Banyak orang memilih pelembap yang sekaligus menjadi primer atau alas bedak yang mengandung perlindungan matahari dengan angka SPF tinggi. Label SPF 50 pada produk riasan sering dianggap cukup untuk melindungi kulit saat beraktivitas di luar ruangan.
Namun, para ahli kulit dan kimia kosmetik menilai anggapan tersebut tidak sepenuhnya tepat. Meski SPF pada makeup memberikan manfaat tambahan, perlindungan itu dinilai belum cukup, jika digunakan sebagai satu-satunya pelindung dari paparan sinar matahari.
Ini menunjukkan bahwa Anda dapat melewatkan langkah tambahan penggunaan tabir surya khusus dan tetap keluar rumah dengan perlindungan penuh. Namun, para ahli kulit dan ahli kimia kosmetik memiliki kabar buruk. Meskipun SPF tambahan itu merupakan bonus yang bagus, mengandalkannya sebagai satu-satunya sumber perlindungan adalah pertaruhan yang berbahaya. Berikut alasan mengapa tas makeup Anda mungkin membuat Anda rentan terhadap kerusakan akibat sinar matahari.
Masalah terbesar dengan perlindungan matahari berbasis riasan bermuara pada matematika sederhana. Untuk mendapatkan angka perlindungan SPF yang dijanjikan pada label, baik itu tabir surya atau alas bedak, Anda harus mengaplikasikan produk dengan kepadatan dua miligram per sentimeter persegi kulit. Secara praktis, itu kira-kira seperempat hingga setengah sendok teh untuk wajah Anda saja. Bayangkan segumpal alas bedak tebal seukuran koin nikel.
Sekarang, bayangkan mengaplikasikan seluruh jumlah itu ke wajah Anda. Bagi kebanyakan orang, produk sebanyak itu akan terlihat sangat tebal dan terasa berat.
Studi menunjukkan bahwa konsumen rata-rata hanya mengaplikasikan sekira 25 hingga 50 persen dari jumlah riasan yang direkomendasikan. Sayangnya, perlindungan matahari tidak bekerja pada skala linier.
Mengaplikasikan setengah jumlahnya tidak memberi Anda setengah perlindungan. Jika Anda mengaplikasikan lapisan tipis alas bedak SPF 50, Anda mungkin sebenarnya mendapatkan perlindungan yang mendekati SPF 5 atau SPF 10. Itu hampir tidak cukup untuk mencegah luka bakar, apalagi kerusakan jangka panjang.
Tabir surya bekerja paling baik ketika membentuk lapisan yang seragam dan kontinu di atas kulit. Saat kita menggunakan riasan, kita meratakan, mencampur, dan menipiskannya agar terlihat alami. Kita sering melewatkan garis rambut, telinga, kelopak mata, dan garis rahang untuk menghindari noda pada rambut atau pakaian kita.
Hal ini menciptakan apa yang oleh para ahli disebut efek “keju Swiss”. Anda mungkin memiliki perlindungan di beberapa tempat, tetapi ada celah dan lubang mikroskopis di tempat lain di mana radiasi UV dapat menembus langsung. Tabir surya khusus biasanya diaplikasikan lebih banyak dan merata, memastikan area berisiko tinggi tersebut tertutup sebelum pigmen apa pun menyentuh wajah Anda.
Kita tahu bahwa bahan-bahan perlindungan matahari akan terurai setelah sekitar dua jam terpapar sinar UV. Aturan emas perawatan kulit adalah pengaplikasian ulang. Tetapi mari kita realistis tentang bagaimana hal itu bekerja dengan riasan. Apakah Anda akan mencuci muka dan mengaplikasikan kembali lapisan alas bedak penuh setiap dua jam saat duduk di meja atau menjalankan tugas?
Mungkin tidak. Meskipun tabir surya bubuk ada untuk merapikan riasan, mereka menghadapi masalah volume yang sama seperti alas bedak cair. Untuk mendapatkan perlindungan yang tertera pada label, Anda harus mengaplikasikan begitu banyak bubuk sehingga kulit Anda akan terlihat seperti kapur.
Pada akhirnya, alas bedak diformulasikan untuk memberikan warna, tekstur, dan hasil akhir. Perlindungan matahari seringkali merupakan tambahan sekunder. Mencampur filter UV ke dalam formula yang kaya pigmen terkadang dapat mengurangi seberapa baik filter tersebut menyebar di kulit dibandingkan dengan tabir surya kelas farmasi yang dirancang khusus untuk perlindungan.
Selain itu, meskipun banyak alas bedak menghentikan sinar UVB yang menyebabkan terbakar, mereka mungkin tidak selalu menawarkan perlindungan spektrum luas terhadap sinar UVA, yang bertanggung jawab atas penuaan dan kerusakan sel yang dalam.
Apakah ini berarti Anda harus membuang riasan SPF Anda? Sama sekali tidak. Anggap saja SPF dalam alas bedak Anda sebagai lapisan atas kue, tetapi ingat bahwa kue itu sendiri haruslah tabir surya khusus. Rutinitas terbaik itu sederhana. Mulailah dengan kulit yang bersih dengan mencuci dan melembapkan, lalu oleskan lapisan tabir surya spektrum luas yang cukup tebal.
Gunakan SPF 30 atau lebih tinggi untuk keamanan yang sesungguhnya. Kuncinya adalah menunggu beberapa menit hingga tabir surya tersebut membentuk lapisan pelindung. Setelah kering, aplikasikan riasan Anda seperti biasa. Anda tetap mendapatkan tampilan sempurna, tetapi Anda juga memastikan kulit Anda tetap aman.





