JAKARTA, wartametropolitan.com – Antusiasme tinggi selalu menyertai perilisan drama Korea terbaru. Namun, tidak semua tayangan mampu memenuhi ekspektasi publik.

Sepanjang Maret 2026, sejumlah serial K-Drama justru menuai kritik karena dinilai membosankan hingga membuat penonton berhenti menonton sebelum tamat.

Drama Korea yang Paling Mengecewakan

  1. Boyfriend On Demand

Serial yang dibintangi Jisoo BLACKPINK dan Seo In Guk ini awalnya mencuri perhatian berkat premis unik tentang layanan kencan virtual. Cerita berpusat pada seorang produser webtoon yang mencoba pengalaman romansa digital.

Meski konsepnya tergolong segar, sebagian penonton menilai eksekusinya tidak maksimal.
“konsepnya menarik tetapi eksekusinya kurang memuaskan.”

  1. Idol I

Drama produksi ENA ini mengangkat kisah seorang pengacara yang diam-diam merupakan penggemar K-Pop. Konflik memuncak saat idolanya terlibat kasus pembunuhan.

Namun, alur cerita yang berjalan lambat membuat penonton kehilangan minat.
“sangat membosankan”

  1. Our Universe

Mengusung genre komedi romantis remaja, drama ini menghadirkan cerita dua orang yang terpaksa tinggal bersama sambil mengasuh keponakan yatim piatu.

Sayangnya, ekspektasi penonton tidak terpenuhi sehingga banyak yang memilih berhenti menonton di tengah jalan. Tidak sedikit yang mengaku kehilangan ketertarikan seiring perkembangan cerita.

  1. Siren’s Kiss

Dibintangi Park Min Young, Wi Ha Joon, dan Kim Jung Hyun, drama thriller romantis ini mengisahkan penyelidikan kasus pembunuhan yang melibatkan seorang juru lelang seni misterius.

Alih-alih memikat, hubungan antar karakter utama justru dianggap kurang kuat oleh penonton. Selain itu, alur cerita juga dinilai bermasalah sehingga mengurangi daya tarik keseluruhan.

  1. Still Shining

Drama romantis ini mengangkat tema kesempatan kedua bagi dua mantan kekasih yang kembali bertemu di usia dewasa.

Meski sempat dinanti, serial ini justru menuai kritik karena kualitas cerita yang dianggap menurun.
“penurunan kualitas”

Fenomena ini menunjukkan bahwa popularitas awal dan jajaran pemain ternama tidak selalu menjamin kesuksesan sebuah drama. Penonton kini semakin selektif dan tidak ragu meninggalkan tayangan yang dianggap tidak memenuhi harapan.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *