JAKARTA, wartametropolitan.com – Rencana penyelenggaraan festival musik yang menghadirkan rapper ternama Kanye West atau yang kini dikenal sebagai Ye, resmi dibatalkan. Keputusan ini diambil setelah ia dilaporkan tidak diizinkan memasuki Inggris.

Penyelenggara Wireless Festival menyampaikan bahwa pembatalan dilakukan menyusul pencabutan Otorisasi Perjalanan Elektronik milik Ye oleh Kementerian Dalam Negeri Inggris. Dampaknya, seluruh pemegang tiket akan mendapatkan pengembalian dana.

Dalam pernyataan resminya, pihak penyelenggara menegaskan bahwa proses pemilihan penampil utama telah melalui konsultasi dengan berbagai pihak terkait.

“Seperti halnya setiap Wireless Festival, beberapa pemangku kepentingan telah dikonsultasikan sebelum memesan YE dan tidak ada kekhawatiran yang muncul pada saat itu,” katanya.

Namun, situasi berubah seiring meningkatnya sorotan publik terhadap kontroversi yang melibatkan Ye, khususnya terkait isu antisemitisme.

“Antisemitisme dalam segala bentuknya menjijikkan, dan kami menyadari dampak nyata dan pribadi yang ditimbulkan oleh masalah ini. Seperti yang dikatakan YE hari ini, ia mengakui bahwa kata-kata saja tidak cukup, dan meskipun demikian masih berharap diberi kesempatan untuk memulai percakapan dengan komunitas Yahudi di Inggris,” tutur dia.

Kontroversi tersebut bukan kali pertama menyeret nama Ye. Dalam beberapa tahun terakhir, ia kerap mendapat kritik atas pernyataan dan tindakannya yang dianggap bermasalah. Meski demikian, penampilannya di Los Angeles sebelumnya tetap menarik perhatian publik dan menuai respons beragam.

Sebelum rencana tampil di Inggris, Ye juga sempat menyampaikan permintaan maaf melalui media dan menunjukkan keinginan untuk berdialog dengan komunitas Yahudi sebagai bentuk upaya memperbaiki situasi.

Di sisi lain, keputusan menghadirkan Ye sebagai penampil utama memang telah menuai perdebatan sejak awal diumumkan. Banyak pihak mempertanyakan kelayakannya tampil di panggung besar di tengah kontroversi yang masih bergulir.

Direktur pelaksana Festival Republic, Melvin Benn, turut memberikan pandangannya terkait situasi tersebut.

“Saya telah menyaksikan banyak episode perilaku tercela yang harus saya maafkan dan lupakan. Jika sebelumnya saya tidak demikian, saya telah menjadi orang yang pemaaf dan penuh harapan dalam semua aspek kehidupan saya, termasuk pekerjaan saya,” ucap Benn.

Dengan pembatalan ini, festival yang semula dinantikan tersebut dipastikan tidak akan digelar, sekaligus menutup peluang Ye untuk tampil di Inggris dalam waktu dekat.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *