
JAKARTA, wartametropolitan.com – Drama The Devil Wears Prada 2 tengah menjadi sorotan setelah muncul kontroversi terkait dugaan diskriminasi rasial terhadap karakter Asia. Polemik ini mencuat usai dirilisnya cuplikan resmi oleh 20th Century Studios pada 17 April waktu setempat.
Dalam video tersebut, tokoh Andy yang kembali diperankan oleh Anne Hathaway terlihat berinteraksi dengan asisten baru di kantor. Karakter tersebut diperankan oleh aktris Tionghoa-Amerika Helen J. Shen dan diperkenalkan dengan nama “Chin Chou”.
Nama tersebut langsung menuai kritik karena dinilai menyerupai ungkapan bernada rasis yang kerap digunakan untuk mengejek orang Asia Timur. Selain itu, penampilan karakter yang digambarkan dengan gaya rambut sederhana, kacamata, serta busana yang kontras dengan dunia mode juga dianggap memperkuat stereotip negatif.
Tak hanya soal visual, latar belakang karakter yang menonjolkan prestasi akademik tinggi turut disorot. Hal ini dinilai mempertegas stereotip lama bahwa orang Asia identik dengan kecerdasan akademis, namun kurang dalam keterampilan sosial.
Di tengah polemik tersebut, nama Jang Wonyoung ikut terseret. Idol berusia 21 tahun yang merupakan anggota grup IVE menjadi sorotan saat kegiatan promosi film di Asia, termasuk di Seoul dan Shanghai. Kehadirannya yang mendapat perhatian besar memicu kritik dari sebagian warganet, khususnya di Tiongkok.
Netizen menilai terdapat standar ganda dalam strategi promosi film tersebut. Mereka menyoroti kontras antara penggunaan figur populer Asia seperti Jang Wonyoung untuk menarik perhatian publik, dengan representasi karakter Asia dalam film yang dianggap stereotipikal.
Kontroversi ini pun memantik diskusi lebih luas mengenai representasi etnis dalam industri hiburan global, khususnya terkait sensitivitas budaya dan pentingnya penggambaran karakter yang lebih beragam dan autentik.





