JAKARTA, wartametropolitan.com – Tur dunia BTS bertajuk ARIRANG di Amerika Serikat memicu perbincangan luas, terutama di Korea Selatan. Bukan hanya karena jumlah penonton yang besar, tetapi juga keragaman audiens yang hadir dalam konser tersebut.

Ya, setelah sukses menggelar lima pertunjukan yang tiketnya terjual habis di Korea Selatan dan Jepang, BTS memulai tur AS, di mana tiga pertunjukan di Stadion Raymond James di Tampa. Menurut perkiraan resmi, konser-konser tersebut secara kumulatif menarik 190.000 penonton!

Namun, lebih dari sekadar angka, demografi penonton BTS di konser-konser ini telah menciptakan minat yang signifikan di Korea. Dalam sebuah unggahan yang kini viral, seorang netizen Korea menunjukkan bahwa BTS telah menarik orang-orang dari berbagai jenis kelamin, ras, dan usia ke konser-konser ini, yang benar-benar mencerminkan jangkauan global mereka. OP (pengunggah asli) memuji keragaman tersebut, membandingkan kerumunan penonton dengan sebuah festival.

Komentar di bawah unggahan tersebut juga mengakui kekuatan bintang BTS yang tak tertandingi di AS.

“Tampa adalah kota yang relatif kecil dengan 400.000 penduduk—bukan hanya lanskap yang tandus untuk K-pop, tetapi juga tempat di mana bahkan bintang pop global seperti Beyoncé dan Post Malone biasanya hanya dapat mengisi sebuah tempat untuk satu malam saja. Bagi BTS untuk tampil di stadion di sana selama tiga hari berturut-turut menandakan sesuatu yang jauh melampaui sekadar memiliki basis penggemar yang besar; itu membuktikan bahwa mereka telah menjadi artis yang benar-benar ingin dilihat oleh semua orang,” tulisnya.

“Hanya dengan melihat foto-fotonya, sepertinya itu pasti sangat menyenangkan! Lihat ekspresi mereka! Semua orang terlihat sangat bahagia,” tulis netizen.

“BTS saat ini sedang bertransisi ke posisi sebagai grup idola arus utama, bahkan di pasar seperti AS dan Jepang. Basis penggemar pria mereka terus bertambah, dan fakta bahwa mereka menarik penggemar dari segala usia benar-benar merupakan kunci untuk karier yang panjang dan sukses,” tulis netizen.

“Lihat reaksi lokal di Tampa! Konser BTS? Lebih seperti festival lengkap!” tulis netizen.

Dalam unggahan berbeda, netizen lain secara khusus mengapresiasi penonton pria di konser BTS, memuji kemampuan boy group tersebut untuk mematahkan stereotip negatif tentang K-Pop yang dianggap melemahkan maskulinitas.

“Saat menonton konser BTS baru-baru ini di Jepang dan AS, saya memperhatikan jumlah penggemar pria yang sangat banyak. Di masa lalu, orang sering meremehkan K-Pop, menyebutnya “Gay-pop,” tulis netizen.

“Saya benar-benar terkejut melihat betapa beragamnya basis penggemar sebenarnya, mulai dari tipe atletis dan macho hingga mahasiswa, dewasa muda, dan pria paruh baya,” tulis netizen.

“Saat menonton rekaman dari konser di AS, saya menyadari bahwa itu bukan hanya dipenuhi penggemar pria—itu adalah perpaduan budaya yang sesungguhnya, menyatukan orang-orang dari setiap ras, kebangsaan, dan jenis kelamin. Rasanya kurang seperti konser idola biasa dan lebih seperti festival besar—dan nyanyian bersama penonton benar-benar luar biasa!” tulis netizen.

“Itu sangat lucu! Mereka benar-benar berpakaian sesuai tema—terlihat keren! Jujur, kelas dunia,” tulis netizen.

“Jumlah penggemar pria yang menghadiri konser BTS jelas meningkat pesat. Jika Anda melihat TikTok atau Instagram Reels, jelas bahwa basis penggemar pria telah tumbuh secara signifikan dan bahkan ada ARMY sejati di antara para idola pria itu sendiri,” tulis netizen lainnya.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *