JAKARTA, wartametropolitan.com – Jennie BLACKPINK terseret kontroversi terkait kredit lagu remix “Dracula” milik Tame Impala. Polemik ini mencuat usai pengumuman nominasi American Music Awards (AMA) 2026.

Kontroversi bermula ketika lagu tersebut tercantum dengan nama Jennie sebagai artis utama, sementara Tame Impala—yang digawangi Kevin Parker—ditulis dalam tanda kurung layaknya kolaborator. Format penulisan ini memicu reaksi keras dari penggemar musik di berbagai platform digital.

Remix lagu “Dracula” sendiri dirilis beberapa bulan setelah versi originalnya dan sempat kembali viral di TikTok. Kepopuleran ini bahkan membawa lagu tersebut masuk dalam nominasi AMA, sekaligus memperluas jangkauan karya tersebut secara global.

Namun, penyebutan kredit yang dianggap tidak lazim memicu perdebatan. Sebagian penggemar menilai penempatan nama tersebut tidak mencerminkan kontribusi asli dalam karya tersebut.

“Dia sangat tidak tahu malu, sungguh gila! Aku tahu pria kulit putih itu pasti menyesalinya sekarang,” tulis netizen.

“Dasar jalang, itu lagunya, bukan lagumu Kau cuma numpang tenar dari lagu aslinya,” tulis netizen.

Kritik juga diarahkan kepada agensi Jennie, Odd Atelier, yang sebelumnya mempromosikan perilisan remix tersebut sebagai proyek “bersama Tame Impala”. Unggahan itu turut menyebut adanya versi instrumental, yang kemudian diperdebatkan oleh penggemar karena dianggap sepenuhnya merupakan karya Kevin Parker.

“Bagaimana Tame Impala bisa menjadi bintang tamu di lagunya sendiri? Ketidakhormatan yang luar biasa,” tulis netizen.

Reaksi keras terus bermunculan di media sosial, termasuk di platform X (sebelumnya Twitter) dan Reddit. Sejumlah netizen bahkan menyebut situasi ini sebagai bentuk ketidakhormatan terhadap musisi asli.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Jennie maupun agensinya terkait polemik tersebut. Sementara itu, perdebatan di kalangan penggemar masih terus berlangsung, mempertanyakan apakah hal ini merupakan kekeliruan administratif atau strategi promosi yang disengaja.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *