
JAKARTA, wartametropolitan.com – Film biografi Michael tentang legenda musik dunia Michael Jackson terus mencetak pencapaian besar di industri perfilman global. Film produksi Lionsgate itu kini berada di ambang sejarah sebagai film biografi musikal terlaris sepanjang masa.
Berdasarkan laporan yang dipublikasikan Variety pada 25 Mei 2026, film tersebut telah mengumpulkan pendapatan global sebesar 788.047.189 dolar AS atau sekitar Rp12,8 triliun. Dalam akhir pekan terakhir saja, film itu menambah pemasukan internasional sebesar 28,5 juta dolar AS atau sekitar Rp463 miliar.
Capaian tersebut membuat posisi Bohemian Rhapsody mulai terancam. Film biografi band Queen itu sebelumnya mencatat rekor box office global sebesar 911 juta dolar AS atau sekitar Rp14,8 triliun.
Film Michael bahkan masih memiliki peluang besar menambah pendapatan karena belum tayang di Jepang, salah satu pasar perfilman terbesar di dunia yang diprediksi mampu mendongkrak angka box office secara signifikan.
Film ini dibintangi Jaafar Jackson, keponakan kandung Michael Jackson, yang memerankan sang Raja Pop sejak era awal bersama Jackson 5 pada 1960-an hingga masa kejayaan karier solonya.
Meski menuai kontroversi, performa komersial film tersebut tetap melesat. Salah satu sorotan datang dari keputusan produser yang menghapus seluruh referensi terkait tuduhan pelecehan yang sempat membayangi kehidupan Michael Jackson.
Kesuksesan film pertama membuat Lionsgate mulai menyiapkan sekuel lanjutan. Kepala divisi film Lionsgate, Adam Fogelson, mengungkapkan sebagian materi film kedua bahkan sudah direkam sejak proses produksi film pertama.
“Kami pikir kami sudah mengambil gambar 25 hingga 30% dari film kedua dari aktivitas produksi sebelumnya,” kata Fogelson.
Ia menambahkan studio akan kembali menghadirkan film besar yang mampu memuaskan penonton global.”Kami memastikan membuat film yang besar dan memuaskan untuk penonton global sekali lagi,” ujar dia.
Fogelson juga memberi isyarat bahwa film kedua bakal mengeksplorasi sisi kehidupan dan katalog musik Michael Jackson yang belum ditampilkan pada film pertama. Alur ceritanya disebut tidak akan sepenuhnya mengikuti urutan kronologis.
Michael Jackson meninggal dunia pada 2009 dalam usia 50 tahun akibat serangan jantung setelah menerima anestesi kuat Propofol sebagai alat bantu tidur. Lebih dari satu dekade setelah wafatnya, kisah hidup sang Raja Pop masih menjadi magnet besar bagi penonton di seluruh dunia.





