JAKARTA, wartametropolitan.com – Nintendo menghadirkan sederet pengumuman besar dalam acara Nintendo Direct yang digelar pada 9 Juni 2026. Sorotan utama datang dari kembalinya salah satu game paling ikonik sepanjang sejarah, The Legend of Zelda: Ocarina of Time, yang dipastikan memperoleh versi remake penuh untuk konsol generasi terbaru, Nintendo Switch 2.

Pengumuman tersebut langsung menjadi perbincangan di kalangan gamer karena Ocarina of Time dikenal sebagai salah satu judul paling berpengaruh dalam industri video game. Versi anyar ini dijadwalkan meluncur pada 2026 dengan peningkatan visual serta sejumlah pembaruan modern yang disesuaikan dengan kemampuan Switch 2.

Selain Zelda, Nintendo juga memastikan kehadiran Kingdom Hearts IV di Switch 2. Game tersebut akan dirilis bersamaan dengan peluncurannya di platform konsol lainnya.

Nintendo turut mengumumkan bahwa Kingdom Hearts Collection akan tersedia mulai 8 Oktober mendatang. Sementara itu, versi demo gratis sudah dapat dimainkan oleh para penggemar.

Kejutan lain datang dari studio pengembang ternama FromSoftware yang memperkenalkan game baru berjudul The Duskbloods. Judul bergenre aksi daring tersebut dirancang khusus untuk Switch 2 dan akan memasuki fase uji coba tertutup pada musim panas 2026.

Nintendo juga memperkenalkan Xenoblade Genesis, proyek terbaru dari waralaba Xenoblade yang selama ini memiliki basis penggemar besar di berbagai negara.

Tak hanya itu, sejumlah game lain turut meramaikan presentasi Nintendo Direct, antara lain Nintendo Switch Sports Resort, Fire Emblem, Star Fox, Pokémon Pokopia, serta DELTARUNE Chapter 5.

Di sisi lain, Nintendo juga memperlihatkan dukungan kuat dari pengembang pihak ketiga. Beberapa judul populer yang dipastikan hadir di Switch 2 meliputi Minecraft, Stellar Blade, Dragon’s Dogma 2: Dark Arisen, serta Warhammer 40,000: Space Marine 2.

Melalui presentasi terbarunya, Nintendo menegaskan bahwa Switch 2 akan menjadi rumah bagi berbagai game besar dari pengembang internal maupun pihak ketiga. Deretan judul yang diumumkan menunjukkan strategi Nintendo untuk memperkuat daya tarik konsol tersebut menjelang akhir 2026.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *