
JAKARTA, wartametropolitan.com – Badan Kebudayaan Nasional (BKN) menghadirkan cara unik untuk menghidupkan kembali semangat kebangsaan Bung Karno di era digital. Lewat Lomba Pidato Bung Karno 2026, masyarakat diminta menyampaikan orasi singkat berdurasi hanya satu menit melalui platform Instagram.
Berbeda dari lomba pidato pada umumnya, ajang ini dikemas lebih modern dan dekat dengan generasi muda. Peserta tidak hanya diminta berbicara lantang, tetapi juga ditantang untuk kreatif dalam menyampaikan nilai-nilai nasionalisme ala Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno.
“Melalui lomba ini, peserta diajak untuk menyampaikan kembali pesan-pesan Bung Karno dengan gaya, ekspresi, dan kreativitas masing-masing dalam bentuk video pidato berdurasi satu menit,” kata Ketua Panitia Stella Maukar.
“Kegiatan ini terbuka bagi pelajar tingkat SD, SMP, SMA, serta masyarakat umum dengan batas usia maksimal 40 tahun,” ujar dia lagi.
Lomba ini terbuka untuk pelajar SD, SMP, SMA, hingga masyarakat umum dengan batas usia maksimal 40 tahun. Konsepnya sederhana: pilih satu kutipan Bung Karno, lalu kembangkan menjadi pidato singkat yang direkam dalam video 60 detik.
Setelah itu, video wajib diunggah ke Instagram dengan sejumlah ketentuan, seperti akun tidak boleh diprivat, menandai akun @bknpusat, serta menggunakan tagar resmi yang telah ditentukan panitia, yakni BKNPUSAT #BadanKebudayaanNasional #BKNPidatoBungKarno #KulturanesiaByBKN. Peserta juga diwajibkan mencantumkan identitas diri berupa nama dan daerah asal pada caption unggahan.
Tak hanya soal isi pidato, BKN juga memberi ruang kreativitas dalam penampilan. Peserta dianjurkan tampil rapi atau bahkan mengenakan busana yang terinspirasi dari gaya khas Bung Karno, sehingga nuansa nasionalisme tetap terasa meski berada di platform digital.
Adapun kutipan Bung Karno yang bisa dipilih peserta antara lain, “Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia.”
“Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tetapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.”
“Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang.”
Aturan lomba juga cukup ketat. Peserta dilarang membuat konten yang mengandung ujaran kebencian, SARA, maupun penghinaan terhadap individu atau kelompok tertentu.
Lomba ini berhadiah total sebesar Rp16 juta. Juara pertama mendapatkan Rp2 juta, juara kedua Rp1,5 juta, juara ketiga Rp1 juta, serta kategori juara favorit Rp1,5 juta. Selain itu, 20 video terbaik akan memperoleh hadiah masing-masing Rp500 ribu. Adapun batas akhir pengumpulan karya ditetapkan pada 26 Juni 2026.
Melalui konsep yang menggabungkan pidato, media sosial, dan kreativitas digital, BKN berharap generasi muda tidak hanya mengenang Bung Karno, tetapi juga mampu “menghidupkan kembali suaranya” dalam format yang lebih segar dan relevan dengan zaman sekarang.





