JAKARTA, wartametropolitan.com – Sony Interactive Entertainment resmi mengumumkan akan menghentikan produksi cakram fisik untuk seluruh game PlayStation mulai Januari 2028. Kebijakan tersebut menandai perubahan besar dalam ekosistem PlayStation yang selama puluhan tahun identik dengan penjualan game dalam format disc.

Pengumuman ini muncul di tengah antusiasme penggemar menyambut kehadiran Grand Theft Auto 6 yang dijadwalkan meluncur pada November. Sebelumnya, kabar bahwa gim tersebut tidak akan hadir dalam bentuk disc fisik saat peluncuran telah mengejutkan banyak pemain.

Melalui unggahan terbaru di PlayStation Blog, Direktur Senior Sony Interactive Entertainment, Sid Shuman, menjelaskan bahwa seluruh game baru setelah Januari 2028 hanya akan dipasarkan dalam format digital.

“Game baru akan dirilis di PlayStation Store dan di pengecer hanya dalam format digital,” tulis Sid Shuman.

Ia juga menegaskan bahwa penghentian tersebut hanya berlaku untuk game baru yang dirilis setelah Januari 2028. Sementara itu, game yang telah beredar maupun yang masih dijadwalkan meluncur sebelum tenggat tersebut tetap tersedia dalam versi cakram fisik.

Menurut Shuman, keputusan tersebut diambil sebagai bentuk penyesuaian terhadap perubahan kebiasaan konsumen yang kini lebih banyak memilih membeli game secara digital.

“Ini adalah arah alami bagi Sony Interactive Entertainment untuk beradaptasi dengan tren konsumen karena preferensi umum untuk media digital jauh melampaui cakram fisik,” katanya.

Sony juga menilai perubahan ini akan membuat perusahaan lebih selaras dengan cara mayoritas pemain mengakses gim saat ini.

“Transisi ini akan memungkinkan kami untuk lebih selaras dengan cara sebagian besar komunitas kami lebih suka mengakses dan memainkan game saat ini,” ujar dia.

Meski demikian, perusahaan tidak mengungkapkan indikator maupun data industri yang menjadi dasar pengambilan keputusan tersebut.

Dalam pernyataan yang sama, Shuman menyebut Sony akan tetap berupaya menghadirkan inovasi dalam akses pembelian game.

“Terus memprioritaskan sumber daya kami untuk mendorong inovasi dalam cara pemain dapat mengakses game dan memberikan pilihan tentang di mana pemain lebih suka membeli game baru,” ujarnya.

Kendati demikian, kebijakan penghentian disc fisik diperkirakan akan memicu kekecewaan sebagian pengguna PlayStation, terutama kolektor dan pemain yang masih memilih memiliki salinan fisik. Dengan kebijakan tersebut, mulai 2028 seluruh game baru di konsol PlayStation hanya akan tersedia melalui distribusi digital, menandai berakhirnya era disc bagi platform besutan Sony tersebut.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *