JAKARTA, WartaMetropolitan.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup (LH) menghadirkan terobosan baru dalam pengelolaan sampah anorganik dengan menggandeng pihak swasta. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui peresmian Collection Center Ciracas yang berlokasi di RW 09, Kompleks Lingkungan Hidup, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.

Fasilitas ini menjadi pusat pengumpulan sampah anorganik pertama di DKI Jakarta yang dikelola melalui kerja sama antara pemerintah daerah dan sektor swasta, yakni PT Morego Green Indonesia (MGI). Kehadiran Collection Center Ciracas diharapkan mampu memperkuat sistem pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular.

Kepala Dinas LH DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menjelaskan bahwa fasilitas tersebut berfungsi sebagai simpul penghubung bank sampah di lima kecamatan, meliputi Ciracas, Cipayung, Pasar Rebo, Makasar, dan Kramat Jati. Pusat pengelolaan ini memiliki kapasitas pengolahan sampah plastik mencapai 8 hingga 10 ton per hari.

“Seluruh bank sampah dari lima kecamatan nantinya bisa menjual hasil pilahannya di sini. Ini solusi nyata atas kendala pemasaran sampah yang selama ini dihadapi pengelola bank sampah,” kata Asep.

Dijelaskan lebih lanjut, Collection Center Ciracas ini merupakan tindak lanjut kerja sama Dinas LH DKI Jakarta dengan PT MGI yang ditandatangani pada 3 Desember 2025.

Kerja sama ini berlaku selama lima tahun dan dapat diperpanjang. Lahan yang digunakan merupakan aset Dinas LH, sementara pihak swasta menyewa dan mengelola fasilitas dengan dukungan teknologi pemilahan dan pengepresan sampah plastik.

“Model pengelolaan ini rencananya akan dikembangkan di lokasi lain, salah satunya di kawasan PT JIEP, Pulo Gadung pada tahun depan,” ungkapnya.

Sementara, Wali Kota Jakarta Timur Munjirin mengapresiasi atas kehadiran Collection Center Ciracas yang diharapkan mampu membantu penanganan sampah anorganik di lima kecamatan sekaligus menciptakan lapangan kerja baru bagi warga sekitar.

“Pengelola bank sampah kini tidak perlu bingung lagi menjual hasil kegiatannya. sampah plastik, kardus, kertas, dan lainnya bisa langsung disalurkan ke sini,” bebernya

Munjirin mengimbau masyarakat untuk mendukung keberhasilan program ini dengan memilah sampah sejak dari rumah, antara sampah organik dan anorganik. Sehingga, dapat mengurangi beban sampah yang sulit terurai, khususnya plastik,” ucap dia.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *