
JAKARTA, wartametropolitan.com – Pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam penegakan hukum di Inggris menunjukkan hasil yang semakin signifikan. Kamera pengenalan wajah yang digunakan aparat kepolisian kini mampu membantu menangkap seorang tersangka rata-rata setiap 90 menit, menjadikannya salah satu teknologi yang semakin diandalkan dalam menjaga keamanan publik.
Data terbaru menunjukkan teknologi tersebut telah bertransformasi dari sekadar proyek uji coba menjadi perangkat operasional rutin yang digunakan berbagai kepolisian di Inggris dan Wales.
Sepanjang tahun lalu, sebanyak 14 dari 45 kepolisian teritorial di Inggris dan Wales menggelar 369 operasi menggunakan kamera pengenalan wajah. Dalam operasi tersebut, sistem memindai sekitar 9,25 juta wajah dan mencocokkannya dengan daftar orang yang masuk pengawasan aparat.
Hasilnya, teknologi tersebut berkontribusi terhadap 1.317 penangkapan, dengan sekitar 450 orang di antaranya diduga terlibat dalam tindak pidana kekerasan.
Kepolisian Metropolitan menjadi institusi yang paling intensif memanfaatkan teknologi tersebut. Mereka melaksanakan 231 operasi, memindai sekitar 4,2 juta wajah, serta mencatat 1.133 penangkapan sepanjang periode tersebut.
Penggunaan kamera AI juga terus meningkat dari tahun ke tahun. Jumlah operasi tercatat naik dari 63 operasi pada 2023, menjadi 246 operasi pada 2024, dan kembali meningkat menjadi 369 operasi pada tahun lalu.
Dalam operasionalnya, sistem mampu memproses rata-rata 78 wajah setiap menit. Dari proses tersebut, kamera AI dapat mendeteksi seseorang yang masuk daftar pengawasan sekitar setiap 40 menit, sementara rata-rata penangkapan terjadi setiap 90 menit.
Teknologi ini juga membantu aparat menangkap sejumlah buronan yang telah lama menghindari proses hukum. Salah satunya adalah Dejean South, pria berusia 25 tahun, yang sempat buron lebih dari satu tahun setelah kasus pembobolan pada Januari 2024. Ia akhirnya berhasil diidentifikasi kamera pengenalan wajah di kawasan Woolwich pada Maret tahun lalu.
Setelah ditangkap, South dijatuhi hukuman percobaan selama 22 bulan oleh Pengadilan Old Bailey atas kasus perampokan berat serta pelanggaran jaminan.
Tak hanya digunakan di jalanan, kamera pengenalan wajah kini juga semakin sering diterapkan dalam berbagai kegiatan berskala besar, seperti pertandingan Liga Premier, konser musik, pertunjukan udara, hingga laga rugby internasional guna memperkuat sistem keamanan.
Melihat efektivitasnya, pemerintah Inggris berencana memperluas penggunaan teknologi tersebut. Pada Januari lalu, pemerintah mengumumkan program pengembangan secara nasional, termasuk menambah armada kendaraan pengawasan dari 10 unit menjadi 50 unit sebagai bagian dari upaya meningkatkan keamanan dan keselamatan masyarakat di seluruh Inggris.





