
JAKARTA, wartametropolitan.com – Busan International Film Festival (BIFF) ke-31 memilih Love in Between sebagai film pembuka. Film garapan sutradara Kim Jong Kwan tersebut menghadirkan Kim Min Ha bersama sejumlah aktor Korea Selatan dalam kisah yang mengandalkan pertemuan singkat, percakapan, dan perubahan hubungan antarmanusia.
Festival film tersebut dijadwalkan berlangsung pada 6-15 Oktober 2026. Pemilihan Love in Between sebagai film pembuka menjadi salah satu sorotan dalam penyelenggaraan BIFF tahun ini.
Film ini mengambil latar sebuah kafe yang menjadi tempat persinggahan sejumlah orang ketika musim berganti dari panas menuju gugur. Melalui tempat yang mempertemukan orang-orang secara singkat itu, cerita berkembang lewat empat pasangan dengan kisah dan karakter yang berbeda.
Kim Min Ha berperan sebagai Yoo Jin, yang memiliki pertemuan tidak terduga dengan Hyun Oh, karakter yang dimainkan Joo Jong Hyuk. Keduanya mengunjungi kafe tersebut pada waktu berbeda, tetapi pertemuan itu menjadi bagian penting dari rangkaian cerita.
Pasangan lainnya adalah Sang Mi yang diperankan Han Sun Hwa dan Young Min yang dimainkan Jang Ryul. Keduanya memiliki hubungan masa lalu sebagai teman ketika masih duduk di bangku sekolah menengah pertama sebelum kembali bertemu dalam situasi yang tidak disangka.
Film ini juga menghadirkan Hye Jin, seorang penulis novel web yang diperankan Shim Eun Kyung, dan Dong Nam, sutradara film yang dimainkan Lee Hee Joon. Pertemuan keduanya digambarkan penuh kelucuan sekaligus menghadirkan ketertarikan yang perlahan tumbuh.
Sementara itu, Jeon So Young memerankan Na Kyung, calon idola yang menjalani hubungan dengan Jong Soo, karakter yang dimainkan Kim Dong Hwi. Kisah mereka menawarkan sisi yang lebih hangat di antara rangkaian pertemuan dalam film tersebut.
Kafe menjadi elemen penting dalam Love in Between. Tempat tersebut digunakan sebagai ruang pertemuan yang bersifat sementara, tempat orang datang, berbincang, lalu kembali melanjutkan perjalanan masing-masing.
Pendekatan itu memungkinkan Kim Jong Kwan menyoroti kepribadian, suasana hati, serta emosi setiap karakter tanpa harus mengandalkan konflik besar. Cerita bergerak dengan ritme ringan dan menempatkan perubahan kecil dalam hubungan sebagai daya tarik utama.
Sebelum menggarap Love in Between, Kim Jong Kwan telah dikenal melalui karya-karya yang mengedepankan eksplorasi emosi. Ia mengawali karier penyutradaraan lewat film pendek How to Operate a Polaroid Camera pada 2004 dan meraih Jury Special Award di Mise-en-scène Short Film Festival.
Kariernya kemudian berkembang melalui sejumlah film pendek dan film panjang. Salah satu pencapaian pentingnya terjadi pada 2016 ketika ia meraih Penghargaan FIPRESCI di Festival Film Internasional Moskow melalui Worst Woman.
Ia selanjutnya menggarap berbagai karya seperti The Table (2017), Josée (2020), dan Shades of the Heart (2021). Kim Jong Kwan juga terlibat dalam sejumlah proyek omnibus, termasuk serial Netflix Persona (2019), The Night of the Moon (2022), dan The Killers (2024).
BIFF menilai Love in Between merepresentasikan perkembangan gaya sinematik Kim Jong Kwan yang selama ini konsisten mengeksplorasi emosi dan hubungan manusia.
Festival Film Internasional Busan mendeskripsikan Love in Between sebagai “film yang mengalir, yang mencerminkan kematangan bertahap dalam minat sinematik, gaya, perspektif, serta dunia yang terus-menerus dan tekun dieksplorasi oleh Kim Jong Kwan sebagai seorang kreator.”
BIFF juga memberikan perhatian pada kemampuan film tersebut dalam menangkap suara hati dan emosi masing-masing karakter. Perubahan hubungan antartokoh ditampilkan secara perlahan tanpa mengandalkan alur yang berlebihan ataupun perkembangan cerita yang terlalu dramatis.
Pemilihan Love in Between turut dipengaruhi jajaran pemerannya yang memadukan aktor berpengalaman dengan talenta yang tengah berkembang. Chemistry antarpemain dinilai mampu memperkuat kisah yang ingin disampaikan.
Festival menggambarkan karya tersebut sebagai film yang “ringan namun tulus.” Dengan pendekatan tersebut, Love in Between diharapkan menjadi pembuka yang memperkenalkan suasana sinematik khas Kim Jong Kwan kepada para penonton BIFF ke-31.





