
JAKARTA, wartametropolitan.com – Setelah cukup lama tidak menghadirkan album solo, Ruth Sahanaya kembali menyapa penikmat musik Indonesia lewat karya terbaru. Penyanyi yang dikenal dengan karakter vokalnya yang kuat itu menandai kembalinya kiprah solo melalui EP bertajuk “Merindu”.
Karya terbaru tersebut menjadi momentum bagi Ruth Sahanaya untuk membuka fase baru dalam perjalanan bermusiknya. Setelah sekitar delapan tahun tidak merilis album solo, penyanyi yang akrab disapa Uthe itu memilih menghadirkan materi dengan pendekatan musikal yang lebih beragam.
EP “Merindu” memperlihatkan keberanian Ruth dalam keluar dari zona musikal yang selama ini melekat pada dirinya. Sejumlah lagu mengusung sentuhan city pop yang ringan dan modern, sementara warna musik Latin turut memberikan karakter berbeda pada karya terbarunya.

Meski mengeksplorasi berbagai genre, Ruth tidak sepenuhnya meninggalkan identitas vokalnya. Sebuah lagu balada tetap disertakan untuk mempertahankan sisi emosional yang selama ini menjadi salah satu kekuatan dalam karya-karyanya.
Bagi Ruth, menghadirkan musik dengan warna berbeda menjadi tantangan tersendiri. Ia ingin mencoba sesuatu yang baru, tetapi tetap memastikan karakter musikalnya tidak hilang dalam proses tersebut.
“EP ini menjadi tantangan bagaimana aku menghadirkan musik yang berbeda, tetapi tetap sesuai dengan ciri aku,” kata Ruth Sahanaya.
EP “Merindu” terdiri atas enam lagu. Dua lagu di antaranya telah lebih dahulu diperkenalkan kepada publik, yakni “Sebaris Lirik Cinta” dan “Pelangi”.
Empat lagu lainnya menjadi materi baru yang melengkapi EP tersebut. Daftarnya mencakup “Pagi”, “Aku Tak Sanggup”, “Terserah kamu”, serta “Aku Merindu” yang diposisikan sebagai lagu utama.
Proyek ini sekaligus menjadi wadah bagi Ruth untuk menjajal warna musik yang sebelumnya belum banyak ia eksplorasi. Kendati demikian, pendekatan tersebut tetap berpijak pada pengalaman, cerita, dan perasaan yang dianggap dekat dengan dirinya.
“Saya ingin EP ini menjadi ruang bagi saya untuk bereksplorasi, mencoba warna-warna musik baru yang belum pernah saya jajaki sebelumnya, tapi tetap dengan cerita dan perasaan yang jujur dari saya,” tuturnya.
Tidak berhenti pada perilisan digital, Ruth juga menyiapkan sejumlah materi pendamping untuk memperluas pengalaman pendengar menikmati EP “Merindu”. Salah satunya berupa rilisan fisik dalam jumlah terbatas dengan format vinil.
Selain rilisan fisik, penyanyi tersebut juga akan menghadirkan rangkaian Live Session secara bertahap melalui kanal YouTube pribadinya. Format tersebut memberikan alternatif bagi penggemar untuk menikmati lagu-lagu dalam EP “Merindu”.
EP “Merindu” dijadwalkan mulai tersedia di seluruh platform digital streaming musik pada 4 September 2026. Kehadiran karya tersebut menjadi penanda kembalinya Ruth Sahanaya dengan pendekatan yang lebih segar setelah jeda panjang dari perilisan album solo.
Melalui enam lagu di dalamnya, Ruth berusaha mempertemukan eksplorasi musik dengan identitas vokal yang telah menjadi ciri khasnya. Comeback ini sekaligus menunjukkan upayanya untuk terus berkembang dan menjaga relevansinya di tengah dinamika industri musik Indonesia.





