
JAKARTA, wartametropolitan.com – Diadona.id memperluas perannya sebagai media digital perempuan melalui Sraya Nusa. Inisiatif ini menghadirkan ruang yang lebih luas bagi perempuan Indonesia dan menjadi langkah awal untuk membangun ekosistem yang mempertemukan perempuan dengan komunitas, pelaku usaha, industri kreatif dan berbagai pihak lainnya.
Mengusung semangat untuk merayakan perempuan, nilai, karya, dan kontribusi, Sraya Nusa hadir melalui rangkaian acara di Lippo Mall Nusantara, Semanggi, Jakarta Selatan pada 11-13 September 2026, di mana ajang ini mempertemukan perempuan, komunitas, pelaku usaha, industri kreatif, serta berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap masa depan perempuan Indonesia.

Sraya Nusa sendiri berangkat dari keyakinan bahwa nilai tidak hanya untuk diyakini, tetapi juga untuk dihidupi, diwariskan, dan diterjemahkan ke dalam tindakan. Karena itu, rangkaian Sraya Nusa dirancang untuk menghadirkan tiga pengalaman utama, yaitu Connection, Expression, dan Recognition.
Head of Content Diadona.id Ellyana Mae mengatakan melalui Connection, Sraya Nusa menghadirkan ruang yang mempertemukan manusia, komunitas, dan berbagai gagasan untuk saling belajar, berbagi, dan bertumbuh. Sementara, Expression diwujudkan melalui ekspresi budaya, karya kreatif, pengalaman, serta cerita yang relevan dengan perkembangan zaman.
“Adapun Recognition menjadi ruang untuk memberikan apresiasi kepada individu dan organisasi yang menghadirkan kontribusi nyata bagi perempuan Indonesia. Selama tiga hari penyelenggaraan, Sraya Nusa menghadirkan sejumlah aktivitas yang merepresentasikan semangat tersebut,” kata Ellyana.
“Salah satunya adalah kolaborasi dengan Pasar Keliling, yang menghadirkan pelaku UMKM dan berbagai produk lokal ke dalam ekosistem Sraya Nusa. Kehadiran UMKM menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang yang lebih dekat dengan komunitas sekaligus mempertemukan masyarakat dengan karya dan produk dari pelaku usaha lokal,” tutur dia lagi.
Rangkaian acara juga akan diisi dengan fashion show, aktivitas komunitas, serta berbagai ekspresi kreatif yang membawa unsur budaya, gaya hidup, dan karya perempuan Indonesia. Selain itu, Sraya Nusa menghadirkan Sraya Sessions, sebuah ruang percakapan yang dirancang untuk membuka wawasan, menguatkan perempuan, dan mendorong lahirnya dampak nyata untuk masa depan.

Program ini akan mengangkat sejumlah tema, antara lain perempuan, leadership, beauty & wellness, finance & entrepreneurship, culture & identity, serta future & sustainability.
Formatnya dapat berupa community session, brand-led discussion, community building, talkshow, maupun workshop. Puncak rangkaian Sraya Nusa berlangsung pada 11 September 2026 melalui penyelenggaraan Apresiasi Perempuan Berpengaruh (APB) 2026, yang dimulai pukul 15.30 WIB hingga selesai. Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Apresiasi Perempuan Berpengaruh merupakan salah satu program utama dalam Sraya Nusa.
Penghargaan ini diberikan kepada perempuan Indonesia yang menunjukkan kepemimpinan, karya, serta kontribusi nyata di berbagai bidang. Untuk penyelenggaraan 2026, penerima APB yang telah ditetapkan adalah: Culture & Heritage; Amy Atmanto, Carline Darjanto & Ria Sarwono, Maria Darmaningsih dan Fonna Melania.
Untuk kategori Economic Empowerment; Basaria Martha Juliana, Nurdini Prihastiti Leadership, Selfie Dewiyanti, Lilis Mulyawati Influence & Inspiration, Andini Wening Tyas Effendi, Cinta Laura Kiehl, Nikita Willy, Maudy Ayunda. Sementara Social Impact; dr. Ayu Widyaningrum, Rosita Istiawan dan Meutia Farida Hatta.
Apresiasi ini merupakan bagian dari pendekatan recognition yang dikembangkan Sraya Nusa. Dalam deck Sraya Nusa, recognition diposisikan sebagai cara agar sebuah kontribusi dapat terus hidup melampaui satu momen, sekaligus memperkuat inspirasi dan membangun kepercayaan.
Sraya Nusa dirancang bukan sebagai program yang selesai setelah opening chapter ini, maka hal tersebut menjadi awal dari pengembangan berbagai program Sraya Nusa ke depan.
Salah satu program yang akan dikembangkan adalah Sraya Sessions, yang hadir dalam format program percakapan dan direncanakan untuk tayang di salah satu stasiun televisi swasta. Program ini akan membawa semangat yang sama dengan Sraya Sessions sebagai ruang dialog mengenai berbagai isu yang dekat dengan kehidupan perempuan Indonesia.
Selain program televisi, Sraya Nusa juga akan mengembangkan berbagai kegiatan komunitas, ruang kolaborasi, program berbasis brand, aktivitas edukasi, serta berbagai inisiatif lain yang memungkinkan perempuan Indonesia untuk terhubung, berbagi pengalaman, dan bertumbuh bersama.
Dengan demikian, Sraya Nusa tidak hanya menjadi sebuah event tahunan, tetapi diarahkan untuk berkembang menjadi platform dengan berbagai program dan ekosistem yang terus hidup sepanjang tahun. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari transformasi Diadona.id.
Jika sebelumnya Diadona dikenal sebagai media digital perempuan, melalui Sraya Nusa, Diadona ingin memperluas perannya dengan menghadirkan lebih banyak ruang untuk percakapan, kolaborasi, ekspresi, komunitas, dan apresiasi.
“Melalui langkah baru ini, kami ingin terus menciptakan ruang yang memungkinkan nilai-nilai baik untuk tetap hidup, dibagikan dan diteruskan kepada generasi berikutnya. Gagasan tersebut sejalan dengan filosofi Sraya Nusa bahwa nilai menciptakan kebijaksanaan dan kebijaksanaan membentuk masa depan,” ucap Ellyana.





