JAKARTA, wartametropolitan.com – Spotify tengah menguji fitur baru bernama Page Match yang memungkinkan sinkronisasi antara buku fisik dan buku audio. Fitur ini dirancang untuk memberi kemudahan bagi pembaca yang ingin beralih dari membaca buku cetak ke mendengarkan versi audiobook tanpa kehilangan posisi terakhir.

Informasi mengenai fitur tersebut diketahui dari kode yang ditemukan dalam aplikasi Spotify versi Android. Meski belum diumumkan secara resmi, keberadaan Page Match menunjukkan langkah Spotify dalam mengembangkan pengalaman membaca dan mendengarkan secara terpadu.

Dalam tahap pengujian, Page Match memungkinkan pengguna memindai halaman buku fisik menggunakan kamera ponsel pintar. Aplikasi kemudian memanfaatkan teknologi pengenalan karakter optik atau OCR untuk mengenali teks pada halaman tersebut dan mencocokkannya dengan bagian yang sesuai dalam audiobook.

Melalui proses tersebut, pengguna dapat langsung mendengarkan buku audio tepat pada bagian terakhir yang mereka baca. Dengan demikian, transisi dari buku fisik ke format audio dapat dilakukan secara cepat dan praktis.

Kode dalam aplikasi juga mengindikasikan bahwa fitur ini tidak hanya bekerja satu arah. Saat audiobook dijeda, Page Match disebut mampu menampilkan nomor halaman buku fisik yang sesuai dengan posisi audio terakhir. Fitur ini memungkinkan pengguna kembali ke buku cetak tanpa harus mencari halaman secara manual.

Jika diluncurkan secara luas, Page Match berpotensi menghadirkan pengalaman membaca hibrida yang berbeda. Fitur ini dinilai menjadi pembeda Spotify dibandingkan layanan serupa milik Amazon, yakni Whispersync for Voice, yang hanya mendukung sinkronisasi antara ebook Kindle dan audiobook Audible.

Meski menjanjikan, penerapan fitur ini juga menghadapi sejumlah tantangan. Perbedaan nomor halaman antar edisi buku cetak serta akurasi pemindaian OCR menjadi faktor yang dapat memengaruhi keandalan sistem.

Hingga saat ini, Spotify belum memberikan pernyataan resmi terkait jadwal peluncuran maupun detail teknis Page Match. Namun, pengujian fitur ini menandai ambisi Spotify untuk memperluas ekosistem audio dan memperkuat posisinya di ranah audiobook global.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *