JAKARTA, wartametropolitan.com – Debut solo EVAN, nama baru yang digunakan Heeseung, kembali menjadi bahan perbincangan di media sosial. Kali ini, sorotan datang bukan dari lagu terbarunya, melainkan dari sebuah video promosi yang memicu beragam reaksi netizen.

Penyanyi yang sebelumnya dikenal sebagai anggota grup K-pop ENHYPEN itu tengah aktif memperkenalkan karya solonya kepada publik. Dalam rangka promosi tersebut, EVAN terlibat dalam sejumlah konten media, termasuk video bersama W Korea.

Belum lama ini, W Korea mengunggah video yang menampilkan EVAN menari mengikuti lagu terbarunya berjudul “Ride or Die”. Cuplikan tersebut kemudian menyebar luas di berbagai platform media sosial dan memancing respons dari para pengguna internet.

Alih-alih menuai pujian, video tersebut justru menjadi sasaran kritik. Sejumlah netizen menyoroti cara menari hingga aura yang ditampilkan EVAN dalam video singkat tersebut.

Komentar-komentar bernada sinis pun bermunculan di kolom unggahan yang beredar. Beberapa pengguna media sosial bahkan mengaku kurang terkesan dengan penampilan sang idol dalam promosi tersebut.

Perdebatan di kalangan netizen semakin ramai karena sebagian penggemar membela EVAN dan menganggap kritik yang diterimanya terlalu berlebihan. Di sisi lain, ada pula yang menilai penampilannya memang belum memenuhi ekspektasi setelah memulai karier sebagai solois.

Meski mendapat kritik, perhatian publik terhadap video tersebut menunjukkan bahwa langkah solo EVAN masih menjadi topik yang banyak diperbincangkan. Debut solonya sendiri menjadi salah satu momen yang paling dinantikan penggemar setelah perjalanan panjangnya bersama ENHYPEN.

Hingga kini, EVAN maupun pihak agensinya belum memberikan tanggapan terkait komentar negatif yang muncul setelah video promosi tersebut viral di media sosial.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *