JAKARTA, wartametropolitan.com – Rencana pembuatan film biografi tentang perjalanan hidup Madonna akhirnya kandas setelah melalui proses pengembangan yang panjang.

Penyanyi berjuluk Queen of Pop itu mengungkapkan bahwa persoalan anggaran menjadi alasan utama proyek yang telah dipersiapkan selama bertahun-tahun tersebut tidak pernah terealisasi.

Dalam wawancara dengan majalah Interview yang dipublikasikan pada 23 Juni 2026, Madonna menjelaskan bahwa proyek tersebut telah melalui dua tahun pengembangan naskah dan dua tahun tahap pra-produksi bersama Universal Pictures. Namun, negosiasi terkait biaya produksi dan kebutuhan film tidak menemukan titik temu.

Menurut Madonna, kisah hidup yang akan diangkat dalam film tersebut membutuhkan skala produksi besar sehingga memerlukan dukungan dana yang juga besar.

“Saya memiliki kehidupan yang luar biasa. Saya memiliki kehidupan yang besar, jadi saya membutuhkan anggaran besar. Anda mengerti maksud saya?” katanya.

Perempuan kelahiran Michigan, Amerika Serikat, itu menilai pihak studio kesulitan memahami besarnya cakupan cerita yang ingin ditampilkan dalam film tersebut. Untuk menekan biaya produksi, ia bahkan sempat mengusulkan Serbia sebagai lokasi syuting. Namun, usulan tersebut tidak mendapat respons yang diharapkannya.

“Salah satu reaksi pertama mereka adalah, ‘Kami tidak percaya Anda akan tinggal di Serbia lebih dari empat hari,'” tuturnya.

Madonna menegaskan bahwa ide tersebut bukanlah bagian dari perjalanan santai, melainkan upaya serius untuk mewujudkan proyek yang telah lama dirancang.

“Dan saya berkata, ‘Apakah Anda sudah membaca naskahnya? Sepanjang hidup saya adalah tentang bertahan hidup. Saya tidak pergi ke sana untuk berlibur.'” ujar Madonna.

Setelah kerja sama dengan Universal Pictures berakhir, Netflix disebut tertarik mengembangkan kisah hidup Madonna dalam format serial. Namun proses tersebut juga tidak berjalan mulus karena masalah hak atas naskah yang sebelumnya telah dibuat bersama Universal.

Madonna mengaku harus membeli kembali naskah tersebut dengan biaya yang menurutnya sangat mahal. Di sisi lain, pencarian showrunner untuk proyek serial itu juga berlangsung berbulan-bulan tanpa hasil yang memuaskan.

“Saya berpikir, ‘Untunglah saya punya pekerjaan lain karena saya perlu bekerja, saya perlu berkarya. Saya perlu melakukan apa yang seharusnya saya lakukan di dunia ini.'”

Sebelumnya, Universal memenangkan persaingan antarstudio pada 2021 untuk menggarap film biografi Madonna. Proyek tersebut melibatkan Madonna sebagai penulis sekaligus sutradara, dengan sejumlah penulis naskah seperti Diablo Cody dan Erin Cressida Wilson turut berkontribusi.

Pada 2022, aktris Julia Garner terpilih memerankan Madonna setelah melalui proses audisi yang mendapat sorotan luas. Film itu dirancang untuk mengisahkan perjalanan sang ikon musik dari masa mudanya di Michigan, perpindahannya ke New York pada era 1980-an, hingga kesuksesan album Ray of Light yang dirilis pada 1998.

Meski versi film layar lebar batal diproduksi, kisah hidup Madonna masih berpeluang hadir melalui serial yang saat ini masih dikembangkan Netflix bersama produser Shawn Levy. Namun, Julia Garner dilaporkan tidak terlibat dalam proyek terbaru tersebut.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *