
JAKARTA, wartametropolitan.com – Lee Joon Gi berpeluang kembali menghiasi layar lebar melalui proyek film original Netflix berjudul “Dochabi”. Kabar tersebut mencuat setelah muncul laporan yang menyebutkan sang aktor tengah mempertimbangkan tawaran untuk bergabung dalam film bergenre sejarah tersebut.
Dikutip MyDaily Korea Selatan, Lee Joon Gi menjadi kandidat pemeran dalam “Dochabi”, film yang saat ini sedang dipersiapkan oleh Netflix.
Menanggapi kabar tersebut, agensi Lee Joon Gi, Namoo Actors, membenarkan bahwa tawaran memang telah diterima oleh artis kelahiran 1982 itu. Namun, keputusan final terkait keterlibatannya masih belum ditentukan.
“Lee Joon Gi telah menerima tawaran untuk tampil di ‘Dochabi’ dan sedang mempertimbangkannya secara positif,” kata agensi.
Meski demikian, pihak agensi menegaskan bahwa proses pembahasan masih berlangsung. “Belum ada yang final,” ujarnya lagi.
“Dochabi” diambil dari istilah bahasa Korea yang berarti goblin. Film ini akan mengangkat kisah yang berlatar di wilayah perbatasan utara era Joseon dengan fokus cerita pada Tae San, mantan perwira militer yang menjalani kehidupan dalam persembunyian di pegunungan.
Berdasarkan laporan yang beredar, Lee Joon Gi mendapat tawaran untuk memerankan karakter antagonis dalam film tersebut. Jika menerima peran itu, publik akan melihat sisi berbeda dari aktor yang selama ini dikenal lewat berbagai karakter protagonis dalam drama maupun film layar lebar.
Daya tarik lain dari proyek ini adalah keterlibatan sutradara Ahn Tae Jin. Ia dikenal melalui film “The Night Owl” serta drama “Second Signal”.
Kolaborasi tersebut menjadi sorotan karena Ahn Tae Jin pernah menjadi asisten sutradara dalam film fenomenal “The King and the Clown” pada 2005. Film itu menjadi titik penting dalam perjalanan karier Lee Joon Gi dan membuat namanya melesat di industri hiburan Korea Selatan.
Saat ini “Dochabi” masih berada dalam tahap pra-produksi. Tim produksi menargetkan proses pengambilan gambar dimulai pada Agustus mendatang sembari menuntaskan proses pemilihan pemain utama dan persiapan produksi lainnya.





