
JAKARTA, wartametropolitan.com – Sebuah prediksi kontroversial mengenai masa depan Lionel Messi menjadi perbincangan di kalangan penggemar sepak bola. Bukan soal karier di lapangan, kapten tim nasional Argentina itu disebut berpotensi terjun ke dunia politik dan mencalonkan diri sebagai Presiden Argentina dalam kurun waktu lima hingga sepuluh tahun mendatang.
Prediksi tersebut disampaikan oleh analis geopolitik asal Kanada, Profesor Jiang, saat berbincang dengan komentator politik Amerika Serikat, Nicolas Kenn De Balinthazy atau yang lebih dikenal sebagai SNEAKO. Dalam wawancara itu, Jiang menyebut Messi memiliki peluang untuk mengejar jabatan politik tertinggi di negaranya setelah mengakhiri karier sebagai pesepak bola.
Profesor Jiang dikenal karena menggunakan teori permainan (game theory) untuk memprediksi berbagai perkembangan geopolitik. Ia sebelumnya diklaim pernah memperkirakan kemenangan Donald Trump pada pemilihan presiden Amerika Serikat 2024 serta konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Iran.
Dalam pernyataannya, Jiang memprediksi Messi tidak hanya akan mencalonkan diri, tetapi juga berpotensi memimpin Argentina dalam waktu yang cukup lama apabila berhasil memenangkan pemilihan.
Ia bahkan melontarkan klaim kontroversial bahwa apabila Messi menjadi presiden, sang legenda sepak bola akan mengambil sejumlah kebijakan yang dinilainya berdampak buruk bagi masyarakat Argentina. Namun, menurut Jiang, popularitas Messi membuatnya tetap mendapat dukungan publik.
Profesor Jiang juga menyebut salah satu kebijakan yang menurut prediksinya akan menjadi persoalan besar adalah imigrasi massal warga India ke Argentina.
Selain itu, Jiang mengklaim Presiden Argentina Javier Milei akan berperan sebagai sosok yang berada di balik layar apabila skenario tersebut benar-benar terjadi.
Saat mendapat pertanyaan mengenai alasan Messi disebut dapat dipengaruhi, Jiang mengaitkannya dengan riwayat kekurangan hormon pertumbuhan yang pernah dialami peraih delapan Ballon d’Or tersebut. Ia juga menyampaikan tuduhan bahwa terdapat pihak-pihak yang diduga menyuntikkan berbagai jenis obat ke dalam tubuh Messi, meski tidak menyertakan bukti atas klaim tersebut.
Hingga laporan ini ditulis, Lionel Messi maupun perwakilannya belum memberikan tanggapan terhadap berbagai pernyataan kontroversial yang disampaikan Profesor Jiang. Seluruh klaim tersebut masih berupa prediksi pribadi dan belum didukung bukti yang dapat diverifikasi.





